Wabup Jember Minta Pergerakan Warga Desa Dipantau

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Jember--Wakil Bupati Jember KH A. Muqit Arief meminta Satgas Covid-19 di desa memantau pergerakan warga. Langkah itu dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran coronavirus disease (covid-19) atau virus corona di Jember.

Dijelaskan Muqit, dinamika keluar masuknya warga di Jember sangat tinggi. Untuk itu dia meminta satgas covid-19 desa harus melakukan pendataan dengan rapi.

Baca juga: Hadiri Pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, Arumi Bachsin Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi Dunia

[irp]

"Warga yang keluar masuk dengan kepentingan apapun harus tercatat dengan rapi. Sudah ada kepala desa yang melakukannya secara mandiri," katanya, di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Jember, Rabu (8/4/2020).

Yang lebih penting lagi, lanjut Muqit, satgas desa harus memonitor secara intensif dan melakukan pemeriksaan warga yang baru pulang dari perantauan. Sebab, warga Jember banyak yang bekerja di wilayah zona merah seperti Bali dan Jakarta.

Baca juga: Libur Long Weekend Kenaikan Isa Almasih, Penumpang KA di Jember Tembus 54 Ribu Orang

"Satgas desa sangat diharapkan untuk memantau setiap pergerakan masyarakat di desa seperti contoh mudik, warga diberikan pemahaman betul, agar jangan sampai ketika pulang justru membawa virus covid-19,” ujarnya.

[irp]

Baca juga: Kabar Gembira! Polteknaker Perpanjang Pendaftaran SBP 2026 Hingga 27 Mei

Ditambahkan, langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi merebaknya virus corona di Jember. Sehingga keluar masuk warga mulai di tingkat desa perlu dipantau.

"Supaya tetap terpantau dan ini untuk memotong penularan virus covid-19, ketika tidak terdeteksi itu menjadi awal yang buruk, dan itu tidak diinginkan bersama," tambah dia. (syu/mkr)

Editor : Abdus Syukur

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru