KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Para pedagang di luar lokasi pasar kota Bojonegoro tak lagi membersihkan bekas jualannya. Lokasi tersebut kini tampak sampah berserakan di Jalan. Kendati pemerintah melarang beroperasi untuk menghindari Covid-19, namun para pedagang tetap berjualan di pasar.
[irp]
Baca juga: Pastikan Kualitas Infrastruktur Desa, Wabup Bojonegoro Sidak Empat Proyek BKKD
"Saya sudah koordinasi dengan Dinas Perdagangan terkait kejadian itu, dan dari pihak perdagangan juga sudah melakukan himbauan dan juga pembatasan jam pedagang," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bojonegoro, Hanafi kepada klikjatim.com, Selasa (7/4/2020).
[irp]
Mantan Kepala Dinas Pendidikan itu mengatakan, para pedagang agar bisa ikut serta menjaga kebersihan terutama sampah yang diakibatkan dari kegiatan mereka.
Baca juga: Siswa TSM Honda Binaan MPM Sapu Bersih Podium LKS Jatim 2026: Wujud Nyata Sinergi Bagi Negeri
Sedangkan Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro Sukemi saat dihubungi melalui Whatsapp mengaku sudah meminimalisir. Sebelumnya, pedagang beroperasi 3 shift, kemudian berubah menjadi 1 shift, "Sudah kami himbau seluruh pedagang pasar kota, baik yang biasa berjualan pagi, malam maupun sore, sekarang menjadi satu shif dulu," tutur dia.
Untuk jam berjualan dibatasi mulai jam 06.00 hingga jam 14.30 WIB.
Baca juga: Kejutan Awal Tahun: Konsumen Trenggalek Raih Honda PCX160 dalam Pengundian Program UKH
Sukemi menambahkan, pemberlakuan satu shif ini atas himbauan dari pemerintah untuk pencegahan Covid-19. "Kita akan pantau terus dengan kerjasama beberapa elemen seperti Satpol PP, DLH dan pihak Perdagangan sendiri agar bisa lebih tertib serta sampahnya juga dibersihkan," tutup Sukemi. (af/bro)
Editor : M Nur Afifullah