KLIKJATIM.Com I Pasuruan - Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengajukan anggaran Rp 22 M untuk menghadapi pandemi Covid-19. Hal ini terungkap dalam repat Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan bersama Satgas penanganan Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan BPDB Kabupaten Pasuruan, Jumat (3/4/2020).
[irp]
"Anggaran sebesar itu, rencananya untuk menghadapi bencana nasional," kata Anang Saiful Wijaya, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan.
Menurut Anang, mewabahnya virus Covid-19 tersebut dijadikan acuan Pemkab Pasuruan untuk menghadapi bencana ini. Diakui dia, saat ini kesulitan mencari APD.
"Walau APD sudah kita dapat, dan sudah kita distribusikan ke RSUD Bangil," ujar Anang.
Diuraikan dia, saat ini ada 250 APD, sisanya 250 lagi belum datang. Sedangkan, rapid test dan masker secepatnya akan tiba dan didistribusikan ke RSUD Bangil serta beberapa Puskesmas wilayah Kabupaten Pasuruan.
[irp]
"Padahal volume kebutuhan APD saat ini besar dan sulit, sehingga menjadi kendala," imbuhnya.
Senada juga dikatakan, Dr Agung Basuki, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Pasuruan. Dikatakan dia, saat ini pihaknya prioritaskan penggunaan APD di RSUD Bangil untuk menangani pasien Covid-19.
"Mereka (tenaga medis) sebagai garda terdepan yang kontak langsung dengan pasien," jelasnya.
Sementara itu, Sekertaris IV DPRD Kabupaten Pasuruan, M Zaeni menanyakan sampai dimana keseriusan Satgas Covid-19 dan OPD lainnya menangani persoalan ini.
[irp]
"Sejauh mana penggunaan anggaran yang disiapkan untuk pengadaan alat kesehatan yang sudah dibelanjakan. Harusnya anggaran yang diajukan Satgas sebesar Rp 2,4 miliar bisa terserap semuanya, agar penyebaran virus tersebut bisa ditekan," tanya politisi PKS ini. (dik/rtn)
Editor : Wahyudi