KLIKJATIM.Com | Gresik — Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum NU (LPBH NU) PCNU Kabupaten Gresik mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku pengeroyokan terhadap Kasun (Kepala Dusun) Ploso, Desa Gluranploso Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik.
Perkembangan terbaru kasus tersebut, Pak Kasun bernama Roy Al Farizi mendatangi Mapolres Gresik didampingi kuasa hukum dari LPBH PCNU Kabupaten Gresik untuk menanyakan perkembangan kasus penganiayaan yang menimpa dirinya, Jumat (09/6/2023).
Dalam kesempatan tersebut dia meminta polisi agar segera menagkap pelaku. Pasalnya, kejadian tersebut harus ada efek jera kepada pelaku.
“Saya minta pelaku diproses hukum,” ucap dia.
Roy mengungkapkan, pelaku bukan satu dusun dengannya meski masih satu desa.
“Pelaku memang warga Desa Gluranploso, tapi bukan satu Dusun dengan saya. Saya juga tidak kenal pelaku, hanya mengerti wajah saja,” beber kasun muda yang berusia 25 tahun itu.
Dalam insiden aksi pengeroyokan terhadap dirinya, Roy mengalami luka robek bagian pipi dan luka di bagian dada. Dari luka tersebut dilakukan visum di Puskesmas Benjeng.
Roy berujar, saat aksi pengeroyokan tersebut dia ditantang berkelahi dan menerima umpatan dari para pelaku.
“Ada tiga orang datang kepada saya. Satu diantaranya meso (mengumpat), dan menantang serta menendang hingga melemparkan batu paving kepada saya,” jelas pria yang juga anggota PAC GP Ansor Benjeng ini.
Baca juga: Pak Kasun Desa Gluranploso Gresik Tiba-tiba Dikeroyok dan Dikepruk Paving
Baca juga: Fasilitas IPAL Belum Sesuai Standar, Operasional Dapur MBG di Kabupaten Gresik Dievaluasi
Lebih lanjut, Roy mengatakan, pihaknya dan pelaku sempat dimediasi oleh Polres Gresik Kamis (8/6/2023) kemarin, namun dia tetap melanjutkan laporan.
Sementara itu, anggota LPBH GP Ansor Gresik (Banom NU) Qomaruzaman mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku, serta menaikkan tahapan ke penyidikan hingga gelar perkara.
“Tadi kami disuruh menunggu hasil koordinasi ini hari Senin (12/6/2023), karena saat itu belum disposisi ke penyidik,” jelasnya.
Saat dikonfirmasi, Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan mengungkapkan, akan segera dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Okupansi Hotel Santika Gresik Penuh Saat Gelaran Haul Habib Abu Bakar Assegaf
“Kalau memang tadi datang ke Polres, kami segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, aksi pengeroyokan kembali terjadi di wilayah hukum Gresik. Seorang Kepala Dusun (Kasun) Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, menjadi korban pengeroyokan warganya sendiri. Diduga aksi tersebut dipicu ada dendam pribadi.
Informasi yang dihimpun, aksi pengeroyokan itu bermula saat korban yang diketahui bernama Roi Al Farizy (25) asal Dusun Ploso, Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Gresik hendak mengisi BBM di SPBU desa setempat bersama lima temannya sekitar pukul 01.15 WIB, Selasa (6/6/2023). (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar