Ayan Kumat, Warga Sekitar Takut Menolong Dikira Covid

klikjatim.com
Polisi bnerjaga di sekitar warung sambil menunggu korban yang baru sadar usai epilepsinya kambuh.

KLIKJATIM.Com | Jombang - Gara-gara penyakit epilepsi atau ayan kambuh, seorang pembeli warung nasi membaut geger warga di Jl Raya Abdurahman Saleh, Kamis (2/4/2020). Pembeli asal Tuban tersebut tiba-tiba tersungkur di tanah dalam warung PKL dengan tubuh mengejang seperti orang sekarat.

[irp]

Baca juga: Sengketa Lahan Desa Belun, BPN Bojonegoro Tegaskan Keabsahan Sertifikat Ahli Waris

Melihat kejadian itu, Riana, pemilik warung nasi dan pembeli lainnya semburat menjauh menghindari pembeli tersebut. Warga yang melihat tidak ada yang berani mendekati apalagi memberikan pertolonga. Polisi yang mendapat informasi kejadian itu kemudian melakukan pemeriksaan.

Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro

Sambil menunggu petugas kesehatan tiba, polisi hanya mengamankan daerah sekitar. Warga juga menyaksikan karena khawatir korban adalah pasien corona yang beberapa waktu terakhir menghantui pikiran masyarakat. Sebelum petugas medis datang, ternyata korban siuman dan terduduk di dalam warung.

[irp]

Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir

Menurut Ipda Panca, Kanit Patroli Sabhara Polres Jombang, setelah siuman, dia memeriksa korban. Dalam pemeriksaan itu korban merupakan warga asal Kediri yang hendak ke Tuban. “Korban tadi bersama orang tuanya mau ke Tuban. Setelah mampir di warung, ternyata mendadak kejang kemudian pingsan. Dari keterangan orang tuanya, korban memang memiliki riwayat sakit epilepsi,” ucapnya. (jtm/hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru