Polisi Pastikan Kabar Penculikan Anak di Bojonegoro Hoax

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Polres Bojonegoro memastikan kabar berantai tentang penculikan di Kabupaten Bojonegoro itu hoax. Hingga saat ini tidak ada laporan yang masuk terkait penculikan anak di Polres Bojonegoro.

"Kami pastikan itu hoax. Tidak ada penculikan anak di Bojonegoro," tegas Kasi Humas Polres Bojonegoro, Iptu Supriyanto, saat dikonfirmasi, Selasa (31/1/2023).

Dijelaskan Supriyanto, memang sebelumnya ada kabar seorang anak inisial AMR (12) di salah satu desa di Kecamatan Sumberejo masih masih duduk di bangku SD dikabarkan dibawa orang tak dikenal. Saat itu, diduga korban naik sepeda pulang dari sekolah, sekitar pukul 12.30 WIB. Saat kejadian posisinya AMR sendirian tanpa dengan kawan kawannya.

Tiba-tiba AMR didekati seseorang bermotor berhenti dari arah selatan dan bertanya, "Le ayo ikut saya," namun AMR langsung pergi dan pulang kerumahnya.

"Motif lainnya belum tahu, sampai dirumah cerita ke ibunya, dan hanya dipegang oleh diduga pelaku. Jadi belum sampai terjadi penculikan," kata Supriyanto.

Kabar penculikan anak di Bojonegoro itu viral di berbagai media sosial. Dalam postingan yang berada di grub Facebook Media Bojonegoro salah satu akun bernama 'Hendrik Tidak Tidak' mengunggah postingan 'seng ndue anak cilik ati di awasi. Mau onk kejadian penculikan NK karangdinoyo ,tapi Alhamdulillah kecekel pelaku ne, mesti bature Yo ijk onk maneh diati" '.

Unggahan tersebut pun mendapat berbagai komentar dari netizen. Namun, postingan tersebut kini telah dihapus oleh pengunggahnya. Akibat postingan tersebut, sejumlah orang tua di Kabupaten Bojonegoro mulai resah dengan kabar penculikan anak yang belum jelas kebenarannya.(mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru