KPU Gresik Lantik Ribuan PPS, Tiga Orang Diduga Pengurus Parpol

klikjatim.com
Prosesi pelantikan Anggota PPS pada Pemilu 2024 di Kabupaten Gresik. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik, resmi melantik sebanyak 1.068 Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Prosesi pelantikan berlangsung di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik, Selasa (24/1/2023).

Namun dari informasi yang dihimpun, ada tiga orang anggota PPS diduga merupakan pengurus salah satu partai politik (parpol). Sesuai data yang diterima klikjatim.com menyebutkan bahwa ketiganya diduga masuk dalam jajaran pengurus ranting di wilayah Kecamatan Dukun.

Baca juga: Naik MRT dan Bus Listrik Bisa Dapat Voucher Listrik Gratis? Simak Kampanye "Green Future Powered Today" dari PLN

Komisioner KPU Gresik Devisi Sosialisasi dan SDM, Makmun membantah adanya dugaan di antara anggota PPS yang dilantik merupakan pengurus salah satu parpol. “Kalau ada bukti akan kita tindaklanjuti sesuai ketentuan mas,” jawab singkat Makmun, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp-nya kepada klikjatim.com.

Baca juga: 20 Tahun Perjalanan Duta Bahasa Jatim, Arumi Bachsin Ajak Generasi Muda Cintai Bahasa Daerah dan Kuasai Bahasa Asing

Sementara itu Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur (Jatim) Devisi Data dan Informasi, Nurul Amaliyah mengingatkan agar para anggota PPS, memegang teguh pakta integritas. Hal tersebut merupakan janji terhadap diri sendiri, agar tidak melakukan praktek Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam menjalankan tugas, serta mensosialisasikan seluruh tahapan pemilu kepada masyarakat.

"Tolong pakta integritasnya dilaminating dan ditempel di tembok agar selalu menjadi pengingat," jelas Nurul dalam siaran persnya yang dikirim oleh KPU Kabupaten Gresik.

Baca juga: Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi se-Jawa: Khofifah Sebut Jatim 'Gerbang Baru Nusantara' yang Tangguh

Nurul juga mengingatkan agar menjaga ritme kerja dan kesehatan dengan baik. Karena kejadian banyak yang sakit pada tahun 2019 menjadi pelajaran berharga dan jangan sampai terulang. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru