Update Covid-19 Bojonegoro: ODP Bertambah Jadi 50

klikjatim.com
Peta persebaran kasus covid-19 atau virus corona di Kabupaten Bojonegoro. (Humas Pemkab Bojonegoro for klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro --Jumlah orang dalam pantauan (ODP) coronavirus disease (covid-19) atau virus corona di Kabupaten Bojonegoro kembali bertambah. Hingga Minggu (29/3/2020) per pukul 16.00 WIB ada 50 warga yang masuk ODP.

“Ada penambahan 4 orang yang masuk ODP,” kata Kabag Humas Pemkab Bojonegoro, Masirin, Minggu(29/3/2020).

Baca juga: Libur Long Weekend Kenaikan Isa Almasih, Penumpang KA di Jember Tembus 54 Ribu Orang

[irp]

Menurut Masirin, sebelumnya Sabtu (28/3/2020) data warga yang masuk ODP sebanyak 46 orang. Sementara untuk data masuk hari ini ada penambahan 4 orang.

Masirin merinci, dari 50 ODP itu 5 orang masuk kategori beresiko tinggi. 16 orang masuk kategori medium, sebanyak 29 orang masuk kategori rendah.

“Sementara 3 orang dinyatakan sudah selesai dalam pemantauan,” terangnya.

Penambahan ODP baru itu ada di Kecamatan Balen, Baureno, Gayam dan Kecamatan Padangan. 

Baca juga: Kabar Gembira! Polteknaker Perpanjang Pendaftaran SBP 2026 Hingga 27 Mei

[irp]

Berikut data wilayah persebaran warga yang masuk ODP di Kabupaten Bojonegoro:

Di Bojonegoro Kota 9 orang, Sumberrejo 7 orang, Balen 4 orang, Trucuk 3 orang, Dander 4 orang, Kalitidu 2 orang, Gayam 1 orang, Purwosari 1 orang, Kasiman 1 orang, Sekar 1 orang, Sugihwaras 2 orang, Kecamatan Kedewan 1 orang, Kepohbaru 3 orang, Kecamatan Baureno 4 orang, Kecamatan Malo 2 orang, Kecamatan Padangan 3 orang, dan Kecamatan Kedungadem 1 orang.

Baca juga: Naik MRT dan Bus Listrik Bisa Dapat Voucher Listrik Gratis? Simak Kampanye "Green Future Powered Today" dari PLN

Pemkab menghimbau agar masyarakat semakin disiplin dalam mencegah penyebaran covid-19 dengan tidak berkumpul, saling mengingatkan satu sama lain jika ada warga yang masih melanggar dalam upaya pencegahan covid-19.

"Jangan lupa untuk tetap tinggal dirumah dan menjaga kebersihan diri dan lingkungan," tutup Masirin. (af/mkr)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru