Unik, Upacara Hari Pahlawan Digelar Menggunakan Bahasa Jawa

klikjatim.com
Peserta upacara di SMK PGRI 1 Ponorogo. (Fauzy Ahmad/kliljatim.com)

KLIKJATIM.Com | Ponorogo – SMK PGRI 1 Ponorogo, menggelar upacara yang bertepatan di hari pahlawan, Kamis (10/11/2022). Tampak peserta upacara menggunakan pakaian adat. Menariknya lagi, dalam upacara tersebut telah menggunakan bahasa Jawa.

Pantauan di lapangan, ratusan siswa menggunakan pakaian adat. Ada yang menggunakan kebaya, juga ada yang menggunakan baju ala warok serba hitam-hitam.

Baca juga: Kotak Amal Masjid Al Barokah Ponorogo Dibobol Maling

Pun para guru di sekolah yang terletak di Jalan Irawan. Mereka menggunakan baju ala pahlawan. Atasan putih dan bawahan gelap. Juga hasduk merah putih.

“Dhumateng sesepuh upacara, paring kinurmataaaaannnnn......tandya (Kepada pemimpin upacara, mari kita memberikan hormat, red)," sebuah aba-aba berbahasa Jawa halus terdengar dari halaman SMK PGRI 1.

Mendengar aba-aba tersebut, peserta upacara ini serta merta memberi hormat kepada pemimpin upacara sebagaimana upacara umumnya. Namun sebagian banyak siswa itu cekikikan tak kuasa menahan tawa.

Baca juga: Tabligh Akbar 100 Tahun Gontor Dihadiri Ribuan Jamaah, Perkuat Semangat Pendidikan dan Dakwah

Maklum saja, walaupun berada di Jawa tapi mereka juga tidak terbiasa menggunakan bahasa Jawa alus. Kendati demikian, upacara sendiri berlangsung dengan khidmat. Semua peserta dengan seksama mengikuti setiap tahapan upacara mulai dari pembacaan pancasila hingga mengheningkan cipta.

Kepala SMK PGRI 1 Ponorogo, Djemito menjelaskan upacara tersebut digelar dengan adat Jawa ada tujuannya. Adalah melestarikan tradisi dan budaya jawa. 

Menurutnya, saat ini untuk budaya Jawa sudah mulai terkikis. "Kita juga ikut mengenang jasa-jasa orang jawa dulu yang ikut berjuang melawan penjajah demi kemerdekaan negara kesatuan Republik Indonesia," ucap Djemito, Kamis pagi.

Baca juga: Dua WNA Gendam Kasir Toko Perabotan Rumah Tangga di Ponorogo

Dengan upacara menggunakan bahasa Jawa dan menggunakan pakaian adat bisa meningkatkan kecintaan para siswa SMK PGRI 1 Ponorogo, terhadap bangsa dan negara. Sesuai dengan pesan presiden pertama RI, Ir Soekarno.

“Jas Merah atau jangan sekali-kali melupakan sejarah, karena bangsa yang besar tidak meninggalkan sejarahnya,” pungkasnya. (nul)

Editor : Fauzy Ahmad

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru