Ada Kemiskinan Ekstrim di Bojonegoro, Diskop-UKM Jatim Gelar Pelatihan Kewirausahaan

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Jawa Timur (Diskop-UKM Jatim) adakan pelatihan kewirausahaan potensi daerah bagi wirausaha baru khususnya didaerah kemiskinan ekstrim. Dalam hal ini Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur Arumi Bachsin membuka acara tersebut yang digelar di aula Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Bojonegoro.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim Andromeda Qomariah, Kepala UPT Diklat Koperasi UMKM, Iva Candraningtyas, serta Direktur Koperasi Karep, dan para peserta pelatihan.

Baca juga: Arumi Dardak Kembali Pimpin Perwosi Jatim Periode 2026-2030

Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin menyebut bahwa, berdasarkan data statistik angka kemiskinan di Bojonegoro masih cukup tinggi, dibuktikan pendapatan masyarakatnya yang masih relatif cukup rendah. Untuk itu perlu adanya dorongan dan pelatihan wirausaha serta digital marketing bagi masyarakat guna meningkatkan produktivitas dan menambah pendapatannya.

"Jadi untuk itu, perlu kita dorong melalui pelatihan-pelatihan wirausaha agar masyarakat mempunyai penghasilan tambahan bagi keluarga, guna meningkatkan perekonomian, terutama memanfaatkan hasil panen pertanian. sebagaimana di Kabupaten Bojonegoro komoditas utamanya adalah pada sektor pertanian," ujarnya Senin (7/11/2022).

Oleh karenanya melalui pelatihan ini, lanjut Arumi, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan perekonomian dan mengoptimalkan potensi yang ada di Daerah.

"Melalui kegiatan pelatihan ini Dekranasda ingin mendorong pertumbuhan perekonimian yang ada di Daerah, yang mana saat ini berwirausaha dapat dilakukan dimana saja dan semua orang mempunyai kesempatan yang sama," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim Andromeda Qomariah menambahkan, kegiatan ini sasarannya memang di Bojonegoro, salah satu nya di Kecamatan Tambakrejo. Dikatakan, Kecamatan Tambakrejo ini masuk didalam wilayah kemiskinan ekstrim, sehingga disini dilakukan kegiatan seperti pilot project untuk kegiatan pelatihan kewirausahaan dalam rangka untuk pengembangan potensi daerah.

Untuk jumlah peserta sendiri ada 120 orang yang terbagi menjadi 3 angkatan, yang mana masing-masing angkatan ada 40 orang dan masing-masing angkatan 3 hari melakukan pelatihan.

Baca juga: Padukan G7KAIH dan Program Gayatri, Arumi Bachsin Genjot Karakter Serta Gizi Ribuan Anak Bojonegoro

"Pelatihan sendiri nantinya mereka bisa mengelola potensi daerah, tetapi juga ada peningkatan peningkatan lainya, semisal beras, maka tidak harus dijual beras, akan tetapi bisa dijual dengan makanan olah," pungkasnya.

Selepas pembukaan pelatihan kewirausahaan potensi daerah bagi wirausaha baru khususnya didaerah kemiskinan ekstrim, para rombongan juga melakukan kunjungan di Koperasi Karep Jl. Jend. Ahmad Yani, Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, serta di PT. Realfood Winta Asia Jl. Lettu Suyitno Mulyoagung, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten BojonegoroBojonegoro.(mkr) 

Baca juga: Dorong Generasi Muda Jadi Pemimpin Masa Depan, Arumi Bachsin Tekankan Pentingnya Integritas dan Karakter Kuat

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru