KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Satreskrim Polres Pasuruan terus melakukan penyelidikan atas laporan terhadap permasalahan di Pasar Wonosari, Kecamatan Tutur. Sejumlah pedagang pasar mulai dipanggil oleh tim penyidik untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.
"Hari ini ada beberapa orang pedagang yang kita periksa. Rencananya pekan depan giliran pihak paguyupan pasar," ungkap Kanit Tipikor Satreskrim Polres Pasuruan, Ipda Bambang Sutedjo, Rabu (10/8/2022).
Baca juga: Gubernur Khofifah Komitmen Gencarkan Pasar Murah Jaga Daya Beli Masyarakat Pasuruan dan Sidoarjo
Selain pedagang, pihaknya juga sudah memeriksa beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pasuruan. Antara lain Inspektorat dan OPD yang berkaitan dengan penanganan aset.
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa kepolisian juga mendalami kasus dugaan pungutan liar (pungli) di pasar tersebut. "Kita juga menyelidiki kasus lain (dugaan pungli). Masih tahap pengumpulan data dan bahan keterangan," jelasnya.
Dihubungi terpisah, Ketua Paguyupan Pasar Wonosari, Rudi Cahyono mengaku belum menerima surat panggilan polisi terkait rencana pemeriksaan.
Baca juga: Nelayan Pasuruan Yang Hilang Saat Melaut Ditemukan Mengapung Tak Bernyawa di Perairan Panunggul
Rudi pun mengakui bahwa Pasar Wonosari merupakan salah satu aset desa setempat.
Disinggung terkait dugaan pungli berkedok penggalangan dana, Rudi mengkonfirmasi bahwa kegiatan tersebut secara suka rela. "Kita tidak memaksa para pedagang. Sifatnya suka rela," ucapnya.
Dia juga siap memenuhi panggilan polisi untuk dimintai keterangan "Saya siap memberikan keterangan ke polisi jika dipanggil," pungkasnya.
Baca juga: Sadis, Begal Pasuruan Hadang Bacok dan Rampas Motor Korban di Siang Bolong
Sekedar informasi bahwa polemik di Pasar Wonosari ini mencuat karena para pedagang pasar ogah membayar retribusi ke Pemerintah Desa (Pemdes) Wonosari. Akibatnya, pendapatan Pemdes berkurang.
Dan ironisnya, para pedagang pasar mengklaim bahwa pasar tersebut sudah menjadi hak miliknya. Hingga akhirnya permasalahan itu dilaporkan oleh Pemdes Wonosari ke Polres Pasuruan beberapa waktu lalu. (nul)
Editor : Redaksi