KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa meminta warga Jawa Timur yang hendak menggelar resepsi pernikahan untuk sementara ditunda. Kini karena Jawa Timur mulai banyak yang terkena corona virus disease (covid) 19 cukup cepat dan masif. Sehingga, dia mengimbau masyarakat tetap tinggal di rumah dan menghindari kerumunan massa.
[irp]
Baca juga: Sengketa Lahan Desa Belun, BPN Bojonegoro Tegaskan Keabsahan Sertifikat Ahli Waris
"Kalau bisa resepsi pernikahannya ditunda sampai masa darurat Covid 19 di Jatim berakhir. Sebab, resepsi nantinya akan membuat kerumunan massa. Cukup menggelar akad saja, karena hanya sedikit orang dan harus tetap menjaga social distancing dengan menjaga jarak aman satu meter," imbaunya.
Dikatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan forkopimda provinsi dengan forkopimda kabupaten kota, bahwa keramaian-keramaian ini sudah harus dikomunikasikan. "Kita pastikan juga kalau akan menikah dengan jarak interaksi minimal 1 meter, pola-pola distancing, harus kita jaga bersama. Yang sifatnya resepsi mengundang banyak orang pastikan ditunda," pesan Khofifah.
Baca juga: Domino Naik Kelas: Surabaya Domino Tournament 2026 Sukses Jaring 1.500 Peserta Menuju Liga Pro
[irp]
Selain itu, Khofifah juga mengingatkan masyarakat untuk senantiasa di rumah saja jika tak ada urusan mendesak di luar. Karena, mulai nanti malam, polisi dibantu TNI akan membubarkan setiap keramaian di beberapa tempat hiburan dan tempat wisata.
Baca juga: Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Protokol Bojonegoro Terendam Banjir
"Begitu juga tempat keramaian dan tempat wisata. Jadi Bapak Kapolda dan Pangdam punya komitmen untuk menjaga bagaimana pencegahan penyebaran virus Corona ini kita maksimalkan. Maka harus diikuti kedisiplinan seluruh warga. Saya mohon disiplin, tinggal di rumah untuk tidak keluar rumah. Boleh keluar rumah kalau ada urusan yang sangat penting," terang Gubernur Jatim. (rtn/hen)
Editor : Redaksi