Pabrik Kacang Shanghai Tulungagung Terbakar, Kerugian Ditafsir Mencapai Rp 1,5 Miliar

klikjatim.com
Api terlihat berkobar di dalam pabrik kacang Shanghai Tulungagung

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Kebakaran di pabrik kacang sanghai Tulungagung mendapatkan perhatian masyarakat sekitar dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 SMA, SMK, SLB Negeri dan Swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan

Setelah warganet mengabadikan dan mengunggah video dengan durasi singkat yang menggambarkan kobaran api yang terjadi di pabrik yang ada di Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung tersebut.

Kabid Damkar Satpol PP Tulungagung,Gatot Sunu mengatakan, perlu waktu lebih kurang 3 jam untuk memadamkan dan melanjutkannya dengan pembasahan di lokasi kejadian.

"Pemadaman tak sampai satu jam,pembasahanya yang kita lakukan ampai dua jam," ujarnya.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran susulan di lokasi kejadian,mengingat lokasinya yang ada di tengah tengah pemukiman padat penduduk.

"Antisipasi agar tidak ada kebakaran susulan," jelas Gatot.

Pihaknya menerjunkan 5 armada Damkar untuk memadamkan api, beruntung tidak ada kendala dalam proses pemadaman.

"Kita ada 3 armada pemadam dan dua armada suplay air, semuanya kita terjunkan ke lokasi," jelasnya.

Sementara itu Kapolsek Ngunut, Kompol Rudi Purwanto mengatakan, tafsir kerugian akibat kebakaran ini ada di angka Rp 1,5 Milyard.

Baca juga: Peserta JKN Diimbau Bayar Iuran Tepat Waktu

"Korban jiwa nihil, kalau kerugian material sampai 1,5 milyar, itu terdiri dari 700 kuintal kacang sanghai siap kirim, kemudian 200 kilogram minyak goreng dan separuh bangunan gudang," terangnya.

Pihaknya menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, namun untuk penyebab jelasnya masih perlu pendalaman oleh tim Inafis Polres Tulungagung.

"Besok ada olah TKP lanjutan, guna memastikan penyebab kebakarannya,"pungkas Kapolsek. (yud)

Baca juga: 357 Kasus Kecelakaan Ditangani Satlantas Polres Tulungagung Hingga April 2026

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru