Dinsos Gresik Tertibkan Manusia Gerobak, Mayoritas Berasal dari Luar Gresik

Reporter : Abdul Aziz Qomar

KLIKJATIM.Com | Gresik — Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik menggencarkan penertiban manusoa gerobak yang akhir-akhir ini marak.

Baca juga: Siapkan Dana Multiyears Hingga 2029, Pemkab Gresik Fokus Perbaikan Jalan Poros Desa

Kepala Bidang Rehabilitasi Dinsos Gresik Farid Efendi menyampaikan, manusia gerobak itu termasuk pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial (PPKS) di Kabupaten Gresik.

"Operasi ini akan terus dilakukan sampai menjelang hari raya Idul Fitri tahun 2022. Karena mereka hanya berkedok dan membawa gerobak saja untuk meminta belas kasih kepada para pengguna jalan," kata Farid.

Menurut Farid, operasi manusia gerobak dilakukan di sepanjang Jalan GKB yaitu Jalan Sumatera, Jalan Jawa, Jalan Kalimantan dan di depan makam Randuagung sisi Barat Jalan Dr. Wahidin SH. 

Dari operasi itu didapati 6 manusia gerobak yang diamankan, dan langsung dibawa ke kantor Dinsos Gresik untuk di data. 

Mereka diantaranya yaitu Mutiarum (32) asal Balen Bojonegoro, Umu asal Glaga Lamongan, Hartik (65), asal Gayam Bojonegoro, Siti Susriatun (50) asal Gayam Bojonegoro, Mariatun Kiptiyah (43) asal Gunung mulyoh, Jawa Tengah dan Lailah (16) Gunung mulyo, Jawa Tengah. 

"Setelah di data di kantor Dinsos Gresik dan langsung di bawah ke selter Dinsos Cerme untuk efek jerah selama 3 hari. Setelah itu baru dipulangkan ke tempat asalnya," jelas Farid.

Sementara itu, Kepala Dinsos Gresik, Dr. Ummi Khoiroh mengatakan, bahwa manusia gerobak itu kebanyakan dari luar Kabupaten Gresik dan hanya muncul di bulan Suci Ramadhan 1443 hijriah/tahun 2022. 

Baca juga: Efisiensi Anggaran Jadi Tantangan, Bupati Gresik Ajak Stakeholder Tajamkan Arah RKPD 2027

"Jadi mereka yang diamankan di selter Dinsos Cerme hanya di kasih peringatan saja dan di pulangkan ke tempat asalnya. Namun kalau nantinya balik lagi ke Gresik dan tetap melakukan hal sama akan diamankan kembali dan di taruh di panti rehabilitasi di Madiun dan Kediri," jelasnya.

Dikatakan Dr. Ummi saat ini yang ada di selter Dinsos Cerme hanya ada 4 orang yaitu manusia silver. 

"Kami akan selalu menertibkan manusia gerobak atau PPKS, agar Kabupaten Gresik bebas dari pemulung, pengemis dan anak jalanan," ungkapnya. (yud)

Baca juga: Buka Evaluasi Kinerja PUTR, Wabup Gresik Dorong Penguatan Akselerasi Perbaikan Jalan

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru