KLIKJATIM.Com | Tulungagung--Pemkab Tulungagung menggelar audiensi bersama dengan PT Gudang Garam, Senin (11/04/2002) siang di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung.
Dalam audiensi tersebut dibahas tentang progres pembangunan Jalan Tol Kediri - Tulungagung, yang direncanakan mulai dilakukan pada tahun 2022 ini.
Hadir dalam audiensi tersebut, pihak pemrakarsa jalan Tol Kediri - Tulungagung, yakni PT Gudang Garam Kediri, serta sejumlah kepala Dinas terkait di lingkup Pemkab Tulungagung, seperti Dinas PUPR, Dinas Perhubungan lalu Dinas PU Perkim,Dinas Lingkungan Hidup, hingga Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maryoto meminta pemrakarsa menjelaskan progres tahapan pelaksanaan pembangunan Jalan Tol Kediri - Tulungagung. Sebab selama ini Maryoto mengaku belum mendapatkan penjelasan rinci soal progres pembangunan Jalan Tol.
"Kalau ndak audiensi seperti ini, kan ndak ada titik temu makanya ini kita lakukan audiensi dengan pihak gudang garam dan pihak lainnya," ujar Maryoto.
Maryoto mengungkapkan, ada hal yang kurang tepat jika berkaca pada desain yang diterimanya saat ini, nantinya menurut Maryoto exit tol Karangrejo akan jatuh di lokasi yang dinilai kurang representatif.
"Di situ itu kan nantinya akan kena rumah dan toko, itulah kenapa saya bilang kurang representatif," ucapnya.
"Lokasi saat ini itu langsung berkenaan dengan toko dan rumah warga masyarakat, ini yang kita nilai kurang representatif, kalau saja digeser ke utara 100 meter itu ada lahan kosong, kemudian lokasi yang desainnya saat ini juga dinilai tidak sesuai dengan kondisi arus lalu lintas di lokasi," ucapnya.
Dengan kondisi seperti itu, pihaknya meminta dilakukan perubahan desain pada lokasi exit tol diĀ Kecamatan Karangrejo tersebut.
"Kami hanya meminta perubahan itu saja, yang lainya kita ndak ada keberatan sama sekali, kalau tadi jawaban dari pemrakarsa, usulan kami ini akan disampaikan untuk perubahan desain," pungkasnya.
Pihaknya berharap usulan tersebut bisa diterima tanpa mengganggu progres kelengkapan dokumen untuk penentuan lokasi yang sedang berlangsung.(mkr)
Editor : Iman