Kasus Penganiayaan di SMP Advent Pasuruan, Kepala Sekolah Diperiksa Polisi

klikjatim.com
Kepala sekolah menuju ruang penyidik

KLIKJATIM.Com I Pasuruan - Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Advent, Suwisha pilih irit bicara, setelah diperiksa tim penyidik Satreskrim Polres Pasuruan terkait kejadian penganiayaan yang diduga dilakukan lima anak didikannya.

Suwisha mengunakan hem batik penuhi panggilan penyidik pada Jumat (25/3/2022) siang. Sambil bergegas masuk ke ruang Unit PPA.

Baca juga: Tuntut Transparansi UKT, Ratusan Mahasiswa Geruduk Rektorat Universitas Jember

Di tangannya, Suwisha tampak membawa satu bundel map berisi dokumen. "No comment kalau soal ditetapkan lima anak didiknya," kata Suwisha.

Ia menyaran tanya langsung ke penyidiknya saja. "Disini datang di polres karena dipanggil. Materi pemanggilan saya tidak tahu wong saya belum diperiksa," ucapnya.

Baca juga: Wujudkan Asta Cita, Bojonegoro Masuk Daftar 15 Kabupaten Berkinerja Terbaik Nasional

Ditanya sanksi pencabutan izin operasional oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan. "Kadispendik itu teman lama saya. Dia (Hasbullah Kadispendik) tahu saya kok," tambahnya.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Adhi Putranto Utomo membenarkan pemeriksaan tersebut. "Benar kita periksa Kepseknya seputar kejadian itu," ungkap Kasatreskrim.

Baca juga: Nekat Akhiri Hidup, Remaja Jember Ditemukan Meninggal Dunia di Belakang Ponpes

Saat ini pihaknya masih mengembangkan kasus ini. Apakah pihak sekolah (SMP Advent) ada unsur keteledoran pengawasan atau tidak. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru