30 Persen Jalan Tulungagung Rusak, Warga Perbaiki Sendiri

klikjatim.com
Salah satu titik kerusakan di jalan raya Desa Podorejo yang ditambal sendiri oleh masyarakat.

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung mengungkapkan, 30 persen jalan kabupaten Tulungagung dalam kondisi rusak, mulai dari kerusakan tingkat ringan sampai berat.

Salah satu lokasi kerusakan yang cukup menyita perhatian adalah di Jalan raya Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol,Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Baca juga: Tuntut Transparansi UKT, Ratusan Mahasiswa Geruduk Rektorat Universitas Jember

Kerusakan terjadi secara merata dengan skala ringan sampai berat di jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Tulungagung Kota, Boyolangu dan Sumbergempol tersebut.

Tidak hanya di jalan raya Desa Junjung, namun kerusakan juga ditemukan di jalan raya Desa Podorejo dan Desa Doroampel, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Effendi (40) salah satu warga Desa Junjung mengatakan, kadang ada warga yang sengaja meletakkan ban bekas atau kursi plastik di lokasi jalan berlubang sebagai tanda agar pengendara jalan bisa menghindar.

"Jalan ini sudah ditambal mas secara swadaya kadang pakai semen, kadang pakai sak berisi pasir tapi ya berlubang lagi, ini yang kita sesalkan makanya kita beri tanda di lokasi lubang, biar ndak ada korban lagi juga,"  ujarnya pada Minggu (20/03/2022).

Menurutnya, tanda yang diberikan juga bisa mengurangi potensi kecelakaan, apalagi ketika malam hari saat situasi gelap.

Begitu juga saat musim hujan tiba, jalan yang berlubang akan tertutup genangan air dan tidak akan terlihat oleh pengguna jalan.

Baca juga: Wujudkan Asta Cita, Bojonegoro Masuk Daftar 15 Kabupaten Berkinerja Terbaik Nasional

"Kalau malam kan gelap terus kalau pas hujan pasti ada genangan, lha kalau motor kan susah ngindar terus bisa bisa jatuh korban,"  keluhnya.

Sementara itu, salah satu Hermanto (50) salah satu pengemudi truk yang kerap melintasi lokasi tersebut mengakui kerusakan jalan yang terjadi mengakibatkan arus lalu lintas menjadi macet dan lambat.

Apalagi truk truk pengakut material maupun pasir dan bahan lain melintas di lokasi jalan yang rusak,maka dipastikan akan menambah kemacetan.

"Macet sudah pasti karna kan jalannya jadi zig zag, kalau ada lubang besar gini,"jelasnya.

Baca juga: Nekat Akhiri Hidup, Remaja Jember Ditemukan Meninggal Dunia di Belakang Ponpes

Sementara itu Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tulungagung, Robinson Nadeak mengatakn tahun ini pihaknya telah menganggarkan Rp 100 Milyard untuk perbaikan sejumlah titik jalan yang rusak di Kabupaten Tulungagung.

Seperti jalan raya di Desa Panjerrejo, Kecamatan Rejotangan,  dan jalan raya di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol ini.

"Kita sudah siapkan 100 miliar di tahun ini mas, harapannya bisa segera direalisasikan, kalau bisa sebelum lebaran sudah bisa tertutup lubang lubangnya,"tutur Robinson. (bro)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru