KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pemprov Jatim mendapatkan dua penghargaan pelayanan publik terbaik tahun 2021 dari KemenPAN-RB. Penghargaan diberikan kepada UPT PPD Surabaya Timur Bapenda Jatim dan DPMPTSP Jatim.
"Alhamdulillah, Pemprov Jatim meraih dua penghargaan dari KemenPAN-RB. Terima kasih atas kerja keras dan inovasinya dari OPD dan ASN Pemprov Jatim. Semoga capaian penghargaan ini menjadi semangat untuk lebih dapat meningkatkan kinerja pelayanan publik di Jatim," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di sela kegiatannya di Makassar, Kamis (10/3/2022).
Baca juga: Pemprov Jatim Percepat Pemetaan Sumber Air untuk Antisipasi Kekeringan Lahan Pertanian
Khofifah mengaku, di tengah pandemi Covid-19, Pemprov Jatim gencar melakukan inovasi dan membangun ekosistem digital pada pelayanan publik. Hal itu berdampak positif pada proses memberikan percepatan layanan bagi masyarakat.
"Digitalisasi dan Inovasi yang kami lakukan bersama dengan jajaran Pemprov Jatim, dengan membangun sistem pelayanan, sistem pendataan lebih efektif dan efisien. Dari sistem digital yang sudah dibangun," jelasnya.
Baca juga: Mulai Hari Ini Sampai 17 Agustus, Naik TransJatim Cuma Bayar Rp 81
Ia mengungkapkan, salah satu kunci kesuksesan yang dilakukan yakni Pemprov Jatim terus mendorong setiap OPD di lingkup pemprov maupun pemkab/kota untuk terus berinovasi dan penerapan digitalisasi pada pelayanan publik.
Selain itu, juga memberikan kemudahan akses dan perlindungan usaha, serta mempercepat proses pengurusan izin maupun non izin di Jatim. Pelayanan yang tak lepas dari inovasi juga menjadi kunci Jatim memberikan percepatan pelayanan melalui Jatim Online Single Submission (JOSS).
Baca juga: Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Tertinggi Dwija Praja Nugraha
“JOSS adalah sebuah sistem elektronik terintegrasi yang dibangun DPMPTSP Jatim yang tujuannya untuk mempermudah perizinan di bawah kewenangan Pemprov Jatim. Selain itu juga ada program mempercepat perwujudan Satu Data Indonesia atau SATA, yang saat ini sudah ada sebanyak 34 perangkat daerah atau 64 persen dari seluruh perangkat daerah yang memenuhi penyelenggaraan SATA Jatim," paparnya.
"Inovasi dan digitalisasi terus dilakukan sejalan dengan motto kerja ASN Pemprov Jatim Cettar yaitu Cepat, Efektif, Efisien, Tanggap, Transparan, Akuntabel dan Responsif. Motto ini terus mengalir ke semua sendi layanan perangkat daerah. Sehingga diharapkan ke depan kita bisa lebih baik lagi, lebih cepat serta, lebih responsif dalam memberikan layanan kepada masyarakat Jawa Timur," imbuhnya.(mkr)
Editor : Redaksi