KLIKJATIM.Com | Surabaya - Berbeda dengan nilai tukar petani (NTP) yang turun 0 59 persen, untuk nilai tukar nelayan (NTN) Jawa Timur pada Februari mengalami kenaikan.
NTN Jawa Timur bulan Februari 2022 naik 0,99 persen dari 103,92 di bulan Januari 2022 menjadi 104,95 di bulan Februari 2022.
Baca juga: Pemprov Jawa Timur Borong Tiga Penghargaan UB Halal Metric Award 2026, Gubernur Khofifah
Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Dadang Hardiwan dalam keterangannya, Selasa (1/3/2022) mengatakan, perkembangan NTN bulan Februari 2022 terhadap Desember 2021 (tahun kalender) naik sebesar 2,28 persen. Adapun perkembangan NTN bulan Februari 2022 terhadap Februari 2021 (year on year ) naik sebesar 6,63 persen.
Dari enam provinsi di Pulau Jawa yang melakukan penghitungan NTN pada bulan Februari 2022, semuanya mengalami kenaikan NTN. Provinsi Banten naik sebesar 1,33 persen, Provinsi D.I. Yogyakarta naik 1,11 persen, Provinsi Jawa Tengah naik 1,05 persen, Provinsi Jawa Timur naik 0,99 persen, Provinsi Jawa Barat naik 0,93 persen, dan Provinsi DKI Jakarta naik 0,53 persen.
Baca juga: Gubernur Khofifah Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas
Pada Februari 2022 Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Jawa Timur turun sebesar 0,11 persen, sedangkan Indeks Biaya Produksi dan Penambahan Barang Modal (BPPBM) naik 0,26 persen.
Baca juga: Wagub Emil Optimis Nasabah Bank Jatim Meningkat dari 1 Juta Ditargetkan 2 Juta Pengguna
Nilai Tukar Nelayan (NTN) adalah perbandingan indeks harga yang diterima nelayan (It) terhadap indeks harga yang dibayar nelayan (Ib). NTN merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli nelayan. (ris)
NTN juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk perikanan tangkap dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi.
Editor : Redaksi