KLIKJATIM.Com | Magetan - Akses jalan dua warga, Keluarga Partini dan Jumadi di Desa Sukowidi Kecamatan Kartoharjo ditutup selokan oleh tetangganya, Sungkono.
Akibatnya Keluarga Partini dan Jumadi tidak bisa mengakses keluar menuju jalan utama desa secara langsung.Kedua keluarga kesulitan jika menggunakan kendaraan bermotor karena lebar selokannya 3 meter.
Baca juga: Malam Pergantian Tahun di Lamongan, Pak Yes Ajak Masyarakat Berefleksi Lewat Sholawat
"Pasrah saya ini lewat ke sana. Lewat jalan yang biasanya untuk ke sawah," ujar Partini (48) warga Dusun Belud, Desa Sukowidi Kecamatan Kartoharjo yang akses jalannya dibuat selokan, Minggu (13/2/2022).
Partini mengaku, keluarganya dan keluarga Jumadi hanya pasrah dan tidak mau ambil pusing dengan ulah Sungkono (60) yang membuat selokan melintang tengah jalan. Dirinya terpaksa membuat jalan memasang gorong-gorong di jalan menuju sawah yang sebelumnya hanya bambu.
"Kami berdua memasamg sendiri. Biar biaa dilalui sepeda motor, " tegasnya
Baca juga: Awal Tahun 2026: 2.300 Penumpang Padati Stasiun Bojonegoro dalam Setengah Hari
Menurutnya, akses jalan melalui jalan persawahan tersebut tersambung dengan jalan antar RT yang menghubungkan jalan utama desa. Dengan melewati jalan persawahan tersebut Partini memutar sejauh sekitar 1 km untuk menuju jalan utama desa.
"Memutar ada kalau 1 km lewat akses jalan persawahan. Sebenarnya dekat kalau tidak ada selokan yang melintang karena hanya 300 meter saja," jelasnya.
Sementara itu Jumadi (50) yang juga mengalami penutupan akses jalan hanya pasrah dan tidak mau ambil pusing. "Itu lihat sendiri (jalan ditutup selokan)," papar Jumadi PB.
Baca juga: Tarif Listrik Triwulan I 2026 Tidak Naik, PLN Tegaskan Komitmen Jaga Keandalan Layanan
Sementara itu Ketua RT setempat Sugito membenarkan soal adanya perselisihan warga hingga ada aksi penutupan akses jalan. "Betul itu warga saya sudah berapa hari lalu dan ini masih dilakukan mediasi oleh perangkat desa," pungkasnya. (bro)
Editor : Fauzy Ahmad