KLIKJATIM.Com I Jombang - Covid19 di Kabupaten Jombang kembali menguning. Bupati Jombang Munjidah Wahab mengadakan rapat koordinasi dan menyatakan PPKM di Jombang berapa pada level 2.
"Hari ini kami satgas Covid19 melakukan koordinasi dengan pihak terkait karena saat ini (ppkm) sudah level 2", jelasnya.
Baca juga: Apresiasi Perjuangan Atlet, KONI Sampang Guyur Reward bagi Peraih Medali Porprov Jatim 2025
Pihaknya menjelaskan, Meskipun saat ini di Jombang belum ada yang teridentifikasi varian Omicron,namun sesuai petunjuk dari satgas pusat, pihaknya meminta kepada semua pihak agar menghidupkan kembali kampung tangguh, Pasar tangguh, Pesantren tangguh, industri tangguh demi mengantisipasi penyebaran yang semakin meluas.
Kembali menyebarnya covid19 menurut bupati Jombang juga ditengarai oleh mobilitas yang tinggi dimasyarakat, "Ada yang kerjanya di Sidoarjo dan Surabaya", tambahnya.
Senada dengan Bupati Jombang, Budi selaku Kepala Dinas Kesehatan Jombang menjelaskan penyebaran covid saat ini dinilai karena lambannya hasil lab yang dilakukan secara terpusat di Surabaya.
"Seandainya hasil lab langsung bisa 1x24 jam mungkin antisipasinya pasti lebih mudah, tapi ini lama, jadi kemungkinan udah menyebar," jelasnya.
Menurut data Pemerintah Kabupaten Jombang, saat ini pasien Covid19 di RSUD ada 6 pasien, dan sebagian ada di RS swasta. Untuk jumlah kumulatif, Bupati Jombang belum bisa menyampaikan secara pasti. . "Kita belum tau pastinya karena harus tresing dulu," jelasnya.
Sebagai orang nomer 1 di Jombang, Munjidah mengupayakan agar Pedulilindungi segera diaktifkan di seluruh Jombang sebagai bentuk antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid19 terlebih varian Omicron. (bro)
Editor : Redaksi