KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menyebut teknologi Non-Fungible Token atau NFT merupakan hal yang positif dalam mendorong generasi muda Indonesia menjadi kreator.
Dia mengaku NFT merupakan bukti sistem keuangannya terdesentralisasi. Ketika para creators dan produsen mendapatkan tempatnya.
Erick menyatakan saat ini Metaverse telah berkembang dan menjadi tren, dengan membangun sebuah dunia baru. Tetapi sistem keuangannya terdesentralisasi.
"Contohnya, ketika dulu seorang pelukis menghasilkan karya lalu ditransaksikan dari pembeli A ke pembeli B, maka pelukisnya tidak mendapatkan apapun dari transaksi tersebut, " ujarnya ketika
Namun karena saat ini terdapat otentifikasi, maka lukisan itu ketika diperdagangkan dan ada teknologi yang namanya cryptocurrency serta sistem blockchain. Maka untuk setiap transaksi yang terjadi pelukis tersebut mendapatkan komisi 10%.
"Maka dari itu kita mendorong generasi muda jangan menjadi generasi yang konsumtif, namun menjadi generasi yang produktif," kata Erick.
Pun seorang gamers juga menjadi sebuah fenomena baru bernama game finance. Menurutnya saat ini bermain game dapat menghasilkan uang daripada mengeluarkan uang.
Menurutnya, itu adalah sebuah kesempatan bagi generasi muda agar jangan hanya memainkan game saja. "Tetapi masuk ke dalam ekosistem dari game tersebut," tambahmya.
Mantan Bos Inter Milan menjelaskan bahwa peta koorporasi, 10 besar di dunia adalah perusahaan teknologi semua. Hal itu harus diantisipasi.
"Saya sedang merajut dengan rektormana pekerjaannya yang tetap tumbuh dan hilang, " paparnya.
Dia mengaku bahwa generasi muda harus menyiapkan diri dan adaptasi dengan perubahan. Harus merubah skills atau meningkatkan skil. (bro)
Editor : Fauzy Ahmad