Bupati Yes: Petani Tambak Bisa Beli Pupuk di Kios Mulai Senin Depan

klikjatim.com
Bupati Lamongan Yuhronur Effendi

KLIKJATIM | Lamongan - Menanggapi aspirasi masyarakat terutama para petani tambak terkait kebutuhan pupuk subsidi, Pemkab Lamongan bersama jajaran melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, Komisi IV DPR RI, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan), juga PT Pupuk Indonesia Holding Company.

Hal tersebut guna mengupayakan agar dalam waktu dekat para peta dapat segera terpenuhi kebutuhannya akan pupuk bersubsidi.

Baca juga: Tingkatkan Konektivitas, Infrastruktur Jalan Lamongan Melalui Program JAMULA 2026 Makin Mantap

Adanya Permentan No. 41 Tahun 2021 terkait HET (Harga Eceran Tertinggi) pupuk bersubsidi serta tidak tercantumnya alokasi pupuk subsidi untuk sektor perikanan tahun 2022, dianggap sangat menyengsarakan petani di Kabupaten Lamongan. Pasalnya hal tersebut dapat berdampak pada pengurangan jumlah produksi ikan Lamongan yang tentunya turut pula memberikan dampak pada kehidupan petani.

Keberadaan pupuk tentu sangat dibutuhkan bagi petani di Kabupaten Lamongan. Dengan kondisi dan keadaan pertanian yang juga menyangkut sektor budidaya perikanan, tentu pupuk sangat berperan penting didalamnya, termasuk sebagai penyediaan pakan ikan, dengan cara merangsang pertumbuhan makanan alami yang diperlukan udang ataupun ikan budidaya.

Baca juga: Wisuda 285 Peserta SOTH, Pak Yes: Ketahanan Negara Dimulai dari Ketahanan Keluarga di Desa

"Kami sudah berusaha secepatnya, kemarin sudah berkoordinasi dan mengupayakan dalam waktu dekat para petani di Lamongan sudah mendapatkan pupuk, dan alhamdulillah besok hari senin ini pupuk bersubsidi dengan jenis urea sudah bisa didapatkan di kios," ungkap Pak Yes ketika ditemui di Ruang Kerjanya, Jum'at (4/2).

Pak Yes optimis, realokasi pupuk bersubsidi kuota bulan Juni-Juli yang disalurkan di bulan Januari-Maret ini akan mampu mencukupi kebutuhan petani. Penggeseran alokasi pupuk ini dikarenakan pada bulan Januari dan Februari sudah mulai dilakukan pemupukan.

Baca juga: Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi untuk Kawal Musim Tanam 2026

"Mudah-mudahan dalam musim tanam ini semua dapat tercukupi, yang penting masyarakat tenang, jangan panik, pupuk akan tersedia. Kita terus upayakan, aspirasinya tetap kita sampaikan, karena masyarakat Lamongan untuk perikanan masih sangat membutuhkan pupuk disebabkan keadaan tanahnya juga perairannya yang tidak menggunakan air laut," pungkasnya.

Selain itu, terkait beberapa permasalahan distribusi pupuk yang tidak sesuai kebutuhan, Bupati Yes mengungkapkan Pemkab Lamongan telah berkoordinasi dengan Kapolres Lamongan. Dikatakannya Polres Lamongan bersedia mengawal dan mengawasi keamanan distribusi pupuk di Lamongan untuk dipergunakan sesuai kebutuhan masyarakat Lamongan. (yud)

Editor : Rozy

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru