Pengembangan Desa Wisata Balik Ka Bumi, Smelting Berdayakan Masyarakat Lokal

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Kegiatan PT. Smelting dengan Pokdarwis Balik Ka Bumi. (ist)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Pengembangan wisata balik ka bumi di Desa Muara Dua, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, yang disupport PT. Smelting dijalankan dengan memberdayakan masalah sekitar.

Hal ini terlihat dalam pemenuhan sarana prasarana wisata rafting atau papalidan di Desa tersebut dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat sekitar.

Public Relations Officer PT. Smelting, Risty Widihasputri mengatakan, daripada meminta vendor untuk mengerjakan pembuatan kios dan perlengkapan desa wisata, lebih baik mengenalkan alat las dan meningkatkan skill kelompok masyarakat dengan pelatihan.

"Kebetulan di Desa Cikahuripan (Tetangga Desa Muara Dua) ini ada yang sudah pintar mengelas. Ke depannya mereka tidak hanya membuat, tapi juga bisa memperbaiki inventaris desa wisata. Bahkan mereka bisa buka usaha dengan keahlian tersebut," Papar Risty.

Dalam konsep desa wisata ini, Risty melanjutkan, PT Smelting juga merangkul para pengrajin bambu dan kayu di area tersebut. Mereka yang juga tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Balik Ka Bumi, nantinya akan berkolaborasi menyediakan souvenir untuk paket wisata yang ditawarkan di desa wisata Balik Ka Bumi. 

"Ke depannya mengunjungi workshop dan belajar membuat kerajinan juga akan dijadikan salah satu alternatif kegiatan pengunjung desa wisata," ungkap Risty.

Sebagai bentuk stimulus, PT Smelting sudah memberikan peralatan pendukung pengembangan kerajinan seperti mesin gergaji dan alat pengukur kelembaban.

"Dan tentunya beberapa alat kebersihan dan perlengkapan body rafting untuk mendongkrak semangat para pemuda disini mengembangkan Desa Wisata," tutur Risty.

Camat Kadudampit, Endang Suherman mengharapkan sinergi dengan PT Smelting dapat terus mengembangkan potensi dan mendukung masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan dengan tetap mengutamakan kelestarian lingkungan hidup.

"Sekarang ini, kondisi sudah jauh membaik. Terima kasih sudah membantu kami (warga Sukabumi) memberdayakan masyarakat disini selama ini," kata Endang. (nul)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru