Gempa Tektonik Malang Juga Guncang Jember

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Hasil analisis BMKG menyebut gempa bumi magnitudo 5,2 yang mengguncang Kabupaten Malang merupakan gempa bumi dangkal dan tidak berpotensi tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Malang, Mamuri menjelaskan, dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut pada lempeng benua Indo-Australia.

Baca juga: Trafo di Ruang Command Center Polres Jember Terbakar, Sempat Picu Kepanikan

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser atau strike-slip dengan parameter bidang nodal satu yaitu strike 160,06 derajat, dip 89,81 derajat dan rake 2,65 derajat, serta bidang nodal dua yaitu strike 70,05 derajat, dip 87,35 derajat dan rake 179,81 derajat," papar Mamuri, Jumat (28/1/2022) malam.

Sementara berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Tumpakrejo, Kota Jember, Jembrana, Tabanan dan Malang dengan skala intensitas I-II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Baca juga: Usia 22 Tahun, Mahasiswa UNEJ asal Kabupaten Gresik Ini Tembus Pasar Arab Saudi dan Dubai Lewat Ekspor Arang

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Dan, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, gempa bumi kembali mengguncang Malang. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 12,14 LS ; 112,86 BT, atau berlokasi di laut pada jarak 345 Km arah Selatan Kota Kepanjen, pada kedalaman 10 km. (bro)

Baca juga: Pamit ke Ladang Usai Ashar, Lansia di Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru