Komplotan Maling di Gresik Menggunakan Modus Unik, Namun Malah Gagal

klikjatim.com
Mobil komplotan maling yang hendak beraksi di Desa /Kecamatan Duduksampeyan, Gresik (Adit For klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Disamping masifnya curanmor, Komplotan maling yang menyasar rumah warga di Gresik juga masih berkeliaran. Modusnya, komplotan yang berjumlah tiga orang ini langsung masuk rumah yang menjadi sasaran dan menanyakan abah seperti yang terjadi di Desa /Kecamatan Duduksampeyan.

“Nak Ndi abah (Kemana abah) ,” ucap salah satu korban warga Desa/Kecamatan Duduksampeyan Adit.

Baca juga: Peringati Hari K3 Internasional, Pelindo Multi Terminal Berbagi Strategi Keselamatan Kerja di Forum Global USU-USM

Adit langsung menanyakan maksud dan tujuan, satu orang dari tiga komplotan kemudian lari dan menghampiri dua temannya yang ada di dalam mobil jenis mini bus Daihatsu nopol E 7228 BV.

Menurut Adit, para komplotan itu juga melakukan hal yang sama di lokasi berbeda.

“Kalau di rumah saya RT 10, di RT 11 juga sama modusnya, menanyakan abah,” jelas Adit.

Adit menceritakan, kronologis  kejadian di rumahnya  RT 10 RW 6 Desa Duduksampeyan masih sepi karena saat waktu  sholat  subuh. Sekitar pukul 04.15 WIB, Rabu (26/1/2022).

“Masih sepi lingkungan rumah, ibu juga saat itu masih sholat satu rokaat subuh. Takut juga iya karena saat ditanya langsung pergi ke dua temannya yang berada di dekat mobil di RT 11,  sambil berucap ayo kabur,” papar Adit.

Adit juga mengaku, tidak sampai mengikuti jejak para komplotan maling. Disamping dirinya juga takut, dirinya juga menduga maling pasti  membawa senjata tajam(Sajam). “Takut saya mas, apalagi orangnya besar-besar, sekitar umur 40 tahunan, ada yang tindikan telinga, ada yang rambut panjang, wajah mereka kusut seperti jarang mandi dan memakai celana pendek,” papar Adit.

Baca juga: Terima Kunjungan Kaskogartap III/Surabaya, Bupati Yes Komitmen Perkuat Sinergi Keamanan dan Potensi Agro-Maritim

Atas kasus ini dirinya was-was dan langsung melaporkan kejadian ke Polsek Duduksampeyan. “Saya juga cek di Internet ternyata plat diduga palsu, karena ada kesamaan dengan nomer plat yang asli bernomer L 1228 OV,” tandasnya.

Kapolsek Duduksampeyan AKP Bambang Angkasa membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya terus mendalami laporan itu. Karena diakuinya saat waktu sholat subuh memang rawan pencurian di Kecamatan Duduksampeyan.

“Iya pagi saat waktu  sholat subuh kejadiannya, mereka langsung masuk rumah dan tanya abah, kami dalami dan akan kami kembangkan kejadian ini,” ungkapnya, Rabu (26/1/2022).

Kendati masih pendalaman, kejadian hal serupa  juga pernah  terjadi di Desa Wilayah Kecamatan Duduksampeyan dengan modus yang sama di jam sholat Subuh.

Baca juga: Beri Pembekalan Calon Jamaah Haji, Sekdakab Sampang Ingatkan Jaga Kesehatan dan Nama Baik Bangsa

“Terjadi di Dusun Klampisan Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan pencurian di saat sholat subuh,” jelasnya.

Pagi tadi dinihari, Rabu (26/1/2022) juga di Desa Randuagung Kecamatan Kebomas juga terjadi tindak pidana  pencurian sepeda motor (Curanmor). Seorang pemuda hilang sepeda motornya di Kosnya.

Terhitung sejak awal tahun 2022 di Gresik mulai marak  pencurian sepeda motor hingga menjelang akhir bulan Januari ini. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru