KLIKJATIM.Com | Ponorogo - Sedikitnya 53 kasus demam berdarah (DB) di Ponorogo hingga Kamis (20/1/2022). Ponorogo menjadi daerah tertinggi kedua se Jawa Timur setelah Kabupaten Bojonegoro yang mencapai 112 kasus DB.
"Ya memang benar angkanya mulai naik. Ada 53 kasus, " ujar Bupati Sugiri Sancoko, Kamis (20/1/2022).
Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun
Untuk itu, dia meminta masyarakat harus menggalakkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk mengendalikan DB. Rencananya, besok Jumat (21/1/2022) akan dilaksanakan kerja bakti serentak.
"Memang ada peningkatan sehingga kami harus melakukan gotong royong serentak, PSN serentak yang dikomando lurah, kades, Camat dan Puskesmas," paparnya.
Baca juga: Apresiasi Perjuangan Atlet, KONI Sampang Guyur Reward bagi Peraih Medali Porprov Jatim 2025
Kang Giri sapaan akrab Bupati Sugiri Sancoko mengaku bahwa Pemkab Ponorogo dalam hal ini Dinas Kesehatan (Dinkes) tidak berpangku tangan. Pasalnya sudah melakukan foging di 30 titik.
Menurutnya, masyarakat maunya memang fooging. Namun fooging itu sendiri ada aturannya. Kalau terlalu sering ditakutkan akan ada kekebalan nyamuk.
"Foging kalau keseringan takut nyamuknya kebal, yang paling pas itu kerja bakti," tukas Giri. (bro)
Editor : Fauzy Ahmad