Lagi, Seekor Satwa di Kebun Binatang Surabaya Mati

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Satwa Anoa di Kebun Binatang Surabaya (KBS) bernama Bobby, (Bubalus Depressicornis) dinyatakan mati. Anoa jantan yang berumur sekitar 19 tahun, dinyatakan mati dengan diagnosa sementara disebabkan oleh faktor usia yang sudah tua.

Humas KBS Agus Supangkat mengatakan, dari kondisi itu membuat fungsi organ tubuh satwa mengalami penurunan. Berdasarkan beberapa hasil penelitian dan literature yang ada, menyebutkan bahwa rata-rata usia hidup satwa jenis Anoa berkisar antara 22-24 tahun.

Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun

"Jadi semula menunjukan gejala nafsu makan menurun dan tidak mampu berdiri, Kemudian Manajemen Kebun Binatang Surabaya segera melaporkan ke BBKSDA Jawa Timur," kata Agus, Rabu (19/1/2022).

Agus mengungkapkan, dengan pendampingan BBKSDA Jawa Timur tim medis KBS memberikan tindakan medis berupa pemberian infus intravena, vitamin, mineral, obat anti kembung, antibiotika dan pemberian pakan alami dengan cara disuapi.

"Hewan itu juga dilakukan pengawasan selama 24 jam oleh tim medis, animal welfare dan keeper (perawat satwa). Kemudian pada Minggu (16/1/2022) Bobby sudah mulai berdiri sendiri. Kondisi defekasi lembek berwarna kehijauan namun hanya sedikit," ungkapnya.

Selanjutnya, kata Agus, dilakukan penanganan tim medis dengan trokar (upaya untuk mengeluarkan angin untuk mengurangi kembung) dan nafsu makan mulai membaik, namun nafas masih tidak normal dan teramati sedikit kembung dan dilakukan pemeriksaan USG.

Baca juga: Apresiasi Perjuangan Atlet, KONI Sampang Guyur Reward bagi Peraih Medali Porprov Jatim 2025

"Sekitar pukul 17.30, Anoa Bobby tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan mati. Manajemen Kebun Binatang Surabaya langsung segera melaporkan hal tersebut ke BBKSDA Jawa Timur, kemudian dilakukan Pemeriksaan Pasca Kematian (autopsi) oleh tim medis Kebun Binatang Surabaya dan BBKSDA Jawa Timur," terangnya.

Untuk memperkuat diagnosa penyebab kematian, lanjut Agus, dilakukan pengiriman sampel bagian organ tubuh trakea, paru-paru, jantung, limfa, hati, ginjal, lambung, usus halus dan usus besar untuk dikirim ke laboratorium.

"Sedangkan organ lainnya dilakukan pemusnahan dengan dibakar di Krematorium Kebun Binatang Surabaya," imbuhnya.

Baca juga: Peringati Hari K3 Internasional, Pelindo Multi Terminal Berbagi Strategi Keselamatan Kerja di Forum Global USU-USM

Diketahui hewan Anoa yang diberi nama Bobby, tiba di KBS pada tahun 2006. Koleksi Anoa milik KBS, tuntas Agus, kini tersisa 5 ekor, 1 jantan dan 4 betina. Hal tersebut dikarenakan adanya kematian Bobby. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru