Tunggu Rancangan Desain, Perbaikan Jembatan Kacangan Masih Triwulan II Mendatang

klikjatim.com
Kondisi jembatan Kacangan yang ambles hingga memutus akses masyarakat Benjeng-Kedamean (Dok/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Pembangunan perbaikan jembatan Kacangan Gresik yang ambles sejak akhir tahun lalu Sudah dilakukan investigasi oleh tim khusus penyebab jembatan itu ambles. Namun hingga saat ini, hasil investigas itu belum dipaparkan ke publik.

Kendati demikian, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang memastikan pelaksanaan pekerjaan jembatan itu akan dimulai pada triwulan II mendatang. Saat ambles pada Desember 2021 lalu, berbagai spekulasi muncul mengenai penyebab amblesnya jembatan itu. Diantaranya adalah akibat berubahnya aliran sungai dari awal jembatan dibangun pada tahun 2002 silam hingga sekarang.

Baca juga: Sambut 1448 Hijriah, Ratusan Siswa Yayasan Al-Abror Sukosewu Bojonegoro Semarakkan Pawai Ta'aruf

Kepala Dinas PUTR Pemkab Gresik Achmad Hadi mengatakan apabila investigasi penyebab amblesnya jembatan itu sudah selesai. Rencananya, tim teknis akan memaparkan hasil tersebut pada minggu ini.

“Rencana dalam minggu ini akan dipaparkan tim teknis. Kami masih mennunggu konfirmasi tim teknis,” ucapnya, Rabu (18/1/2022).

Untuk itu, mantan Kabid Bina Marga itu menyebut pada triwulan pertama ini pihaknya akan menyelesaikan tahapan finalisasi desain rancangan bangunan jembatan baru. Selain itu diwaktu yang sama proses tender juga akan segera dilakukan.

Baca juga: Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Gresik Hadirkan Promo Staycation 'School Holiday is Coming'

Sehingga, pada triwulan kedua nanti diharapkan pekerjaan sudah bisa dimulai. Sebab, jembatan itu merupakan akses vital yang kerap dilalui masyarakat Benjeng ke Kedamean maupun sebaliknya.

“Estimasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi pada triwulan II tahun 2022 nanti. Sambil menunggu finalisasi desain dan proses tender di triwulan I selesai. Semoga berjalan lancar,” tutupnya.

Baca juga: Honda Premium Matic Day Blitar Meriahkan Akhir Pekan, Padukan Komunitas Motor dan Program UKH

Sebelumnya, tim investigasi akibat jembatan kacangan ambles dibentuk dan berjumlah tujuh orang. Mereka terdiri dari pegawai Dinas PUTR Gresik, tim ahli perguruan tinggi, dan konsultan perencana yang disupervisi oleh Asisten Pembangunan dan Ekonomi Setda Pemkab Gresik. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru