Di Balik Penusukan Pemuda Mabuk di Tulungagung Terungkap Atribut Pencak Silat

klikjatim.com
Tersangka WW alias Kasdi. (for klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Kasus penusukan terhadap seorang pemuda mabuk di Kabupaten Tulungagung oleh tersangka WW alias Kasdi (39), muncul bukti baru. Hal itu diketahui setelah tersangka buka mulut dan menceritakan kronologi sebenarnya kepada penyidik.

Kasat Reskrim AKP Christian Kosasih melalui Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nenny Sasongko mengatakan, polisi melakukan pendalaman dan akhirnya mendapatkan bukti baru terhadap dugaan motif di balik kasus penusukan terhadap korban MA (19), warga Tulungagung.

Baca juga: Pecahkan Rekor Sejarah! Misi Dagang Jatim di Malaysia Tembus Transaksi Rp15,25 Triliun

"Kita lakukan pendalaman dan sudah mendapatkan bukti baru untuk pengungkapan kasus ini," ujarnya, Selasa (18/1/2022).

Berdasarkan pengakuan tersangka yang disampaikan oleh polisi pada Senin (17/1/2022) kemarin, aksi penusukan terjadi karena tersangka merasa dikejar oleh korban yang sedang mabuk. Tapi setelah polisi melakukan pendalaman akhirnya tersangka pun menyampaikan keterangan tambahan.

"Jadi ada keterangan tambahan dari tersangka sebagai bukti baru dan menjadikan kasus ini menjadi terang," lanjutnya.

Menurut dia, sebelumnya tersangka hanya mengaku diteriaki dan dikata-katai negatif oleh korban bersama teman-temannya yang sedang mabuk. Kemudian korban mengejar tersangka hingga terjadi penusukan.

Baca juga: Masyarakat Madiun Padati Honda Premium Matic Day, Jajaran Skutik Premium Jadi Primadona

Ternyata dari pengakuan tersangka ini masih ada yang disembunyikan kepada penyidik. Dan, kini tersangka memberikan keterangan tambahan bahwa saat itu diteriaki oleh korban gara-gara atribut pencak silat yang dipakai oleh teman wanitanya.

Lalu, tersangka pun membalasnya dengan makian dan kata-kata kotor kepada korban. Sehingga korban emosi dan mengejar tersangka hingga ke jalan umum Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung.

Di pinggir jalan umum itulah terjadi penusukan oleh tersangka WW (39), warga Tulungagung kepada korban MZ (19), warga Kecamatan Campurdarat, Tulungagung pada Minggu (26/12/2021) silam. Saat itu tersangka mengeluarkan obeng dari sepeda mtornya dan langsung melakukan penusukan,

Baca juga: Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Ajak Desainer Muda Jatim Terapkan Sustainable Design Dalam Peringati Hari Kartini

"Awalnya kan ngakunya diteriaki dan dikejar oleh korban. Ternyata tersangka mengakui jika sebelum dikejar oleh korban ini, tersangka juga sempat mengumpat kepada korban dan teman-temannya sehingga ada pengejaran dari korban," jelasnya.

Selanjutnya, Nenny mengimbau kepada masyarakat Tulungagung agar tidak mudah terpancing emosi. Juga diharapkan tidak menggunakan atribut-atribut yang berpotensi menimbulkan pertengkaran, serta menghindari alkohol. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru