Pasien Omicron Surabaya Terinfeksi Usai Pulang dari Bali

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Pasien pertama virus Omicron di Jawa Timur diketahui warga Surabaya. Pasien ini terdeteksi terjangkit disebut merupakan warga Surabaya yang habis berlibur dari Bali.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Maria Inge

Baca juga: Gubernur dan Forkopimda Jatim Bersama Ribuan Buruh Peringati May Day 2026

"Iya (ari Surabaya) berlibur ke Bali," kata Prof Inge, sapaan akrabnya, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (2/1/2022).

Dikatakan, ITD Unair, sudah menerima sampel pasien dengan CT Value rendah itu pada Selasa 28 Desember 2021. Karena mencurigai sampel itu, pihak ITD langsung melakukan whole genome sequencing.

"Tanggal 28 [Desember 2021], kami screening, curiga. Tadi malam kepastiannya (terdeteksi Omicron)," ucapnya.

Meski demikian Inge enggan membeberkan secara rinci soal temuan pertama kasus Omicron di Jatim ini. Ia menyebut hal itu akan dijelaskan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Baca juga: Rayakan May Day di Kantor Gubernur, Khofifah-Emil Guyur Ribuan Buruh Jatim dengan "Kado" Kebijakan Strategis

"Nanti ke Pak Menkes [yang menjelaskan]. Takut salah," pungkas dia.

Sementara itu, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Jatim per Sabtu (1/1) terjadi pertambahan kasus Covid-19 sebanyak 15 pasien. Menjadikan total kasus aktif sebanyak 98 pasien.

Sedangkan secara kumulatif total kasus Covid-19 di Jatim berjumlah 400.081 orang, sebanyak 370.237 sembuh dan 29.746 meninggal dunia.

Baca juga: Jauh dari Kesan Anarkis, Pekerja PTPN I Regional 5 Pilih Istighosah dan Doa Bersama Peringati May Day 2026

Sebelumnya, Ketua Rumpun Kuratif Satgas Penanganan Covid-19 Jatim Joni Wahyuhadi meminta agar warga meningkatkan disiplin protokol kesehatan (prokes).

"Mohon dengan hormat prokes ditingkatkan. Sehat selalu kita semua," ucap Joni yang juga Dirut RSUD dr Soetomo lewat keterangan tertulis, Minggu (2/2/2022).

Meski demikian, Joni belum menjelaskan secara rinci dari pasien dengan kasus Omicron tersebut terinfeksi. Begitu juga dengan riwayat perjalanan dan detail lainnya.(ris)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru