KLIKJATIM. Com | Madiun - Laporan kerusakan akibat puting beliung di Kabupaten Madiun terus bertambah. Hal itu disampaikan oleh Bupati Madiun Ahmad Dawami saat menemui langsung korban bencana alam angin puting beliung di Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun.
[irp]
"Angin puting beliung menyebabkan 515 rumah, dan 8 fasilitas umum rusak di empat kecamatan di Kabupaten Madiun, " ujar Kaji Mbing, Kamis (16/12/2021)
Baca juga: Bayi Laki-laki Ditemukan di Trotoar Madiun, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya
Dari semua kerusakan itu, jika ditotal kerugian akibat dampak angin puting beliung sekitar Rp 955 juta. Dia berjanji akan terus mengupdate.
"Kita update terus dan klasifikasikan, berapa kategori yang rusak berat, ringan, dan sedang," terangnya.
Disisilain, juga ada 7 korban luka-luka akibat puting beliung. Namun dia mengklaim bahwa korban luka sudah mendapat penanganan intensif.
"Baik itu di puskesmas Masing-masing kecamatan maupun di rumah sakit di wilayah Kabupaten Madiun, " tambahnya.
Dia menerangkan dalam penanganannya, akan ada skala prioritas. Dia menuturkan yang diutamakan bagi masyarakat kurang mampu dan yang lapaknya roboh ataupun rusak berat akibat diterjang angin.
"Langkah awal kita adalah kerjabakti bersama TNI dan Polri yang dilanjutkan intervensi pada rumah-rumah yang dampaknya sangat parah," tambahnya.
Juga fasilitas umum yang segera dipakai tetap menjadi prirotas. Juga lokasi yang sifatnya ntuk usaha juga diprioritaskan agar mereka bisa bekerja semua.
Penanganan terdekat, Kaji Mbing akan memaksimalkan bantuan berupa sembako, lauk-pauk, serta makanan instan selama aktivitas masyarakat belum kembali normal.
"Saya mengimbau ketika sudah mendekati musim hujan seperti ini pohon yang sudah waktunya dikurangi cabang nya dikurangi saja untuk mengurangi potensi perihal kebencanaan seperti angin," pungkasnya. (rtn)
Editor : Fauzy Ahmad