Siswa SMK Plus NU Sidoarjo Galang Dana untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

klikjatim.com
Kegiatan pengumpulang sumbangan bagi korban erupsi Semeru

KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Bencana erupsi Gunung Semeru yang menelan puluhan korban jiwa mengundang simpati banyak pihak. Di Sidoarjo, siswa SMK Plus Nahdlatul Ulama (NU) Sidoarjo menggalang dana kemanusiaan untuk membantu para korban.

[irp]

Baca juga: ASN Bangkalan Ditemukan Tewas di Mobil Bandara Juanda, Autopsi Ungkap Temuan Mengejutkan

Mereka menggalang dana kemanusiaan di beberapa sudut kota di Kota Delta. Salah satunya di traffic light pertigaan candi. Dengan membentangkan spanduk, beberapa siswa menggalang dana kepada pengguna jalan. Beberapa siswa yang lain menari flashmob.

Wakil Kepala Humas SMK Plus NU Lely Retno mengatakan, aksi penggalangan tersebut merupakan bentuk keprihatinan sekaligus simpati bagi para korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. “Penggalangan dana ini merupakan kepedulian sosial kami terhadap korban bencana erupsi gunung semeru. Hasilnya nanti akan segera disalurkan kepada mereka yang berhak,” terangnya, Sabtu (11/12/2021) siang.

Baca juga: Wanita Tewas dalam Mobil Pelat Merah di Bandara Juanda, Polisi Selidiki Penyebabnya

Ia melanjutkan, hari ini merupakan hari terakhir pengumpulan dana kemanusiaan yang mereka lakukan. “Penggalangan erupsi gunung semeru telah kami gelar mulai sepekan lalu di beberapa traffic light di pusat kota,” lanjutnya. Selama sepekan, total dana yang terkumpul Rp 18.271.600.

Selain menyalurkan batuan berupa dana maupun kebutuhan pokok, SMK Plus NU Sidoarjo juga telah mengirimkan alumni dari jurusan keperawatan. “Beberapa hari ini, lima alumni keperawatan kita telah dikirimkan ke lokasi bencana untuk menambah tenaga medis  guna merawat korban luka yang dirawat di beberapa titik,” jelasnya.

Baca juga: Diduga Melaju Kencang, Dua Pria Asal Nganjuk Tewas di Waduk Kalimati Sidoarjo

Selanjutnya, SMK Plus NU juga akan mengirimkan tim lain. Tim tersebut adalah tim trauma healing. Ada enam puluh murid  yang saat ini mendapatkan pelatihan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur. “Mereka siap diberangkatkan ke Lumajang. Tugas mereka nantinya adalah melakukan trauma healing kepada para korban. Khususnya kepada anak-anak untuk menghilangkan trauma,” imbuhnya.(rtn)

Editor : Satria Nugraha

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru