KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Pembangunan Jalan Desa Sumuragung dan Balongdowo mendapat keluhan dari pengendara. Pasalnya, proyek pembangunan jalan menutup akses utama keluar-masuk desa. Warga berharap kontrak proyek tetap memberikan akses kendaraan agar bisa melintas.
[irp]
Baca juga: Bangun Kebersamaan dengan Pesilat, Kapolsek Balen Fokus Ciptakan Wilayah Kondusif
"Kami tidak mempersoalkan pembangunan jalan. Tapi hak kami untuk lewat tetap harus diberikan," ujar Rofiq, salah satu warga Turigede.
Dikatakan, sudah sepakan lebih dirinya kesulitan untuk keluar-masuk desa akibat material tanah pedel yang berserakan di tengah jalan. "Seharusnya bisa ditata lebih rapi. Kalau seperti ini kami sangat dirugikan karena tidak bisa melintas," ungkapnya.
Baca juga: Kebakaran Rumah di Bojonegoro, Barang Elektronik dan Perabotan Hangus Dilalap Api
Pihaknya berharap Dinas Pekerjaan Umum (DPU) ikut melakukan pengawasan. Sehingga, pembangunan tidak merugikan kepentintangan umum. "Paling tidak harus memikirkan akses jalan alternatif. Sehingga mobilitas warga tidak terganggu," imbuhnya.
Editor : Redaksi