KLIKJATIM.Com | Bojonegoro--Pembangunan Jalan Desa Sumuragung dan Balongdowo mendapat keluhan dari pengendara. Pasalnya, proyek pembangunan jalan menutup akses utama keluar-masuk desa. Warga berharap kontrak proyek tetap memberikan akses kendaraan agar bisa melintas.
[irp]
Baca juga: Demi Judi Online, IAS Gasak Kotak Amal di Sejumlah Masjid di Bojonegoro
"Kami tidak mempersoalkan pembangunan jalan. Tapi hak kami untuk lewat tetap harus diberikan," ujar Rofiq, salah satu warga Turigede.
Baca juga: Kepercayaan Jadi Fondasi Distribusi Energi, PT Patra Logistik Tunjukkan Perannya di ELSF 2026
Dikatakan, sudah sepakan lebih dirinya kesulitan untuk keluar-masuk desa akibat material tanah pedel yang berserakan di tengah jalan. "Seharusnya bisa ditata lebih rapi. Kalau seperti ini kami sangat dirugikan karena tidak bisa melintas," ungkapnya.
Baca juga: Laka Maut di Tikungan Gumitir: Nekat Mendahului, Truk Hantam Pengendara Motor Hingga Tewas
Pihaknya berharap Dinas Pekerjaan Umum (DPU) ikut melakukan pengawasan. Sehingga, pembangunan tidak merugikan kepentintangan umum. "Paling tidak harus memikirkan akses jalan alternatif. Sehingga mobilitas warga tidak terganggu," imbuhnya.
Editor : Redaksi