Angkut 7,515 Metrik Ton Batu Bara, Kapal Tongkang Ini Hanyut di Perairan Bawean

klikjatim.com
Kapal Tongkang sebelum hanyut dan hilang. (Satpolairud Bawean For klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik — Kapal tongkang yang mengangkut batu bara 7,515 metrik ton atau 7,515 kilogram (kg) hanyut di 44 mil dari perairan Bawean. Sebelum hanyut dan hilang, Tongkang BG Gold Trans 322 yang talinya putus dari kapal tug boat Trans Power tersebut berangkat dari perairan Banjarmasin menuju Rembang. 

[irp]

Baca juga: Hadiri Pembukaan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, Arumi Bachsin Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi Dunia

Kronologisnya, Kapal Tongkang itu diketahui hilang saat Kapal TB Trans Power 162 berada di Perairan Bawean. Tepatnya di Kecamatan Tambak, Selasa (7/12/2021). 

Seperti yang disampaikan oleh nahkoda Capt. Fandy D.P Tamba kepada polisi, bahwa saat itu ada gelombang cukup tinggi. Kisaran 2,5 meter sampai 5 meter. Nah, insiden inilah yang mengakibatkan tali pada kapal tongkang bermuatan batu bara itu putus.

Kanit Satpolairud Pulau Bawean, Bripka Sodiq Susanto menceritakan, Kapal Tongkang yang hilang itu berangkat sejak hari Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 18.00 WIB. TB Trans Power 162 menarik Tongkang Gold Trans 322 berada pada posisi titik koordinat 06°01'383"S/111°57'754"E. 

Baca juga: Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Gubernur Khofifah: Organda Punya Peran Strategis di Balik Angka Ini

“Dengan sisa jarak 44 mil dari pelabuhan Rembang, namun dengan adanya ombak setinggi sekitar 2,5 meter kapal mengalami trabel,” jelasnya, Kamis (9/12/2021). 

Sekitar pukul 22.00 WIB, speed kapal tiba tiba-tiba mundur hingga 2 knot dan mesinnya pun mati. “Mesin mengalami kerusakan, karena propeler sebelah kanan terbelit tali (tali stoper long towing) hingga rusak. Dan kerusakan pada mesin kiri dan kanan membuat kapal berhenti. Sedangkan cuaca semakin bergelombang hingga (sekitar) 5 meter dan membuat kapal hampir terbalik,” ungkap Sodiq. 

Baca juga: Pertama di Indonesia, Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim: Hub Logistik Penguat Gerbang Baru Nusantara

Dan seketika itu, lanjut Sodiq, Kapten Kapal memutus tali stoper towing. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Syabandar Gresik,” pungkasnya. 

Adapun ciri-ciri tongkang yang hilang, nama tongkang Gold Trans 322, warna tongkang hitam dan list oranye. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru