KLIKJATIM.Com | Surabaya – Ditsamapta Polda Jawa Timur (Jatim) mengerahkan anggotanya dengan kekuatan penuh untuk membantu warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Selain itu, juga mengantisipasi terjadinya penjarahan.
[irp]
Baca juga: Apresiasi Loyalitas, MPM Honda Jatim Siapkan 6 Unit Honda PCX160 Khusus untuk Konsumen Banyuwangi
Kasubdit Gasum Ditsamapta Polda Jatim, AKBP David mengatakan, anggotanya terus melakukan patroli rutin di rumah-rumah warga terdampak untuk memastikan bantuan telah sampai kepada mereka.
"Upaya ini untuk mengantisipasi adanya orang luar untuk tidak memanfaatkan musibah yang sedang terjadi. Namun sampai saat ini tidak ada laporan adanya barang hilang maupun sebagainya," jelasnya, Selasa (7/12/2021).
Pengerahan anggota ini dilakukan sejak awal setelah menerima laporan dari Kapolres Lumajang. Berbagai upaya lain pun dilakukan seperti membantu penyekatan di jalur evakuasi.
"Langkah-langkah kami dari Tim SAR Ditsamapta Polda Jatim melakukan penyekatan di jalur evakuasi. Sedangkan warga sebagian masih berada di atas dan sudah ada pula yang turun," katanya.
Pihaknya bekerja sama dengan tokoh masyarakat maupun perangkat desa yang ada di lokasi untuk membantu melakukan identifikasi masyarakat penduduk asli maupun pendatang.
Baca juga: Sinkronisasi Pusat: Khofifah Pastikan WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Geser ke Hari Jumat
David menambahkan, pada hari pertama melakukan penyekatan di jalur evakuasi sudah ada 12 jenazah yang berhasil dievakuasi. Juga masih ada beberapa warga di area terdampak yang belum ditemukan.
"Kami masih terus melakukan pencarian dan penyelamatan serta pertolongan dan bantuan kepada masyarakat. Untuk mengevakuasi barang berharga milik warga maupun hewan peliharaan," urainya.
Dan kondisi terbaru hari Selasa (7/12/2021) ini sebagian besar warga terdampak sudah mengevakuasi barang miliknya dan hewan ternak. "Hambatan kami pertama yaitu medan menuju tempat pertolongan warga, karena jalan berlumpur, terlebih banyak warga yang lalu lalang," terangnya.
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
Sementara itu, Sayidi, salah satu warga terdampak Erupsi Gunung Semeru mengaku bahwa tidak ada barang berharga atau hewan ternak miliknya yang hilang. "Ini karena adanya patroli rutin yang dilakukan oleh bapak-bapak kepolisian," terang dia.
Selain melalukan patroli rutin, warga terdampak Erupsi Gunung Semeru juga merasa terbantu dengan kehadiran pihak kepolisian yang ikut membantu melakukan evakuasi warga.
"Saya ucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh pihak kepolisian yang telah membantu melakukan evakuasi terhadap barang-barang milik warga terdampak," tutupnya. (nul)
Editor : Redaksi