KLIKJATIM.Com | Surabaya - Seorang pemuda di Surabaya menjadi korban begal di Jalan Margorejo Indah, tepatnya di depan Hotel Amaris, Surabaya, Senin (6/12/2021) dini hari.
[irp]
Baca juga: Bikin Rusuh Surabaya, Polisi Amankan Pendemo Grahadi
Korban adalah Yusuf Hamdani (20) warga asal Ngingas, Waru, Sidoarjo. Dari kejadian itu, sepeda motor Honda Scoopy milik korban pun raib dibawa kabur para pelaku.
Hamdani mengungkapkan, aksi begal itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu, ia hendak menemui temannya di kawasan Margorejo. Namun, saat melintas di depan Hotel Amaris, tiba-tiba ia dipepet oleh para pelaku.
"Saya dari Keputih habis mengantar teman ke kos. Kemudian mau ke Margorejo menemui teman-teman juga. Sampai di depan Hotel Amaris tiba-tiba dipepet dua orang (begal)," ungkap Hamdani saat dihubungi klikjatim.com, Senin (6/12/2021).
Saat dipepet itu, pelaku sempat menyabetkan celurit ke arah korban sebanyak dua kali, hingga akhirnya pelaku dan korban tersungkur di pertigaan Plasa Marina Surabaya.
Baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pelindo Petikemas Ambon Tanam 2.500 Pohon Produktif di Tawiri
"Saya dibacok di bagian punggung dan kepala. Yang kepala untungnya masih ada helm, helm pecah soalnya celurit tembus, tapi untung kepala gak kenapa-kenapa," ujarnya.
Hamdani menambahkan, usai terjatuh dari motor, kemudian ia berlari menyelamatkan diri ke depan hotel. Di situ, Hamdani bertemu dengan scurity hotel dan memberitahu jika dirinya menjadi korban begal.
"Setelah saya kasih tau kalau begal, satpam hotel langsung mau ngejar. Nah, saat satpam keluar itu mereka langsung kabur dan membawa motor saya," bebernya.
Baca juga: Tumbuh 13 Persen, TTL Group Sukses Bukukan Arus Petikemas 1,2 Juta TEUs hingga Mei
Disebutkan Hamdani, rupanya pelaku tidak hanya 2 orang saja, melainkan berjumlah 6 orang. "Yang mepet dan membacok dua orang. Lalu, di belakang saya ternyata ada empat orang lagi. Total enam pelaku dengan mengendarai tiga motor," tandasnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Wonocolo Iptu Ristitanto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Hanya saja, pihaknya masih akan melakukan pengecekan. "Saya cek dulu mas," singkatnya.(mkr)
Editor : Redaksi