Gegerkan Warga, Busa di Sungai Ternyata Dari Pengelolaan Plastik di Ponpes

klikjatim.com
Pihak Pondok pesantren menunjukkan cara membersihkan plastik. (Didik Nurhadi/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com l Pasuruan - Ternyata busa tebal sempat gegerkan warga Dusun Kedondong, Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan berasal dari pabrik pengelolaan plastik milik Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Falah, Beji. Busa-busa mirip salju akibat bocornya drum tempat sabun itu memang sempat memenuhi selokan sekitar.

"Iya benar busa-busa berasal dari sini. Ada salah satu drum tempat sabun yang bocor," aku Irma staf Admin pengelolaan pabrik plastik pada KlikJatim.com, Jumat (14/2/2020).

Baca juga: Kabar Baik dari Blora! PT SGN Ambil Alih Penyerapan Tebu Rakyat di Tengah Mandeknya Operasional PG GMM

[irp]

Irma menambahkan, pabrik ini berdiri setahun setengah. Pengelolaan dilakukan pada plastik yang berasal dari pabrik-pabrik di kawasan Pasuruan. "Kita mengambil alfalan plastik dari pabrik lalu kita kelola," imbuhnya.

Setelah dibersihkan, plastik-plastik dihancurkan menggunakan mesin. Lalu dikeringkan, kemudian dijual ke pihak ketiga.

Senada dikatakan penanggung jawab pabrik pengelolaan plastik, Royan. Dikatakan dia, bocornya drum tempat sabun sebagai pemicunya. "Kami sudah tangani. Tinggal sisa-sisa sabun yang tercecer mau kita bersihkan dengan pasir kering lalu kita buang," ucapnya.

Baca juga: Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Jember Diusut Bareskrim, Truk Tangki Disita

[irp]

Royan berdalih, busa tebal menumpuk di sepanjang aliran sungai tidak membahayakan bagi ekosistim sekitar. "Busa-busa itu tidak berbahaya bagi lingkungan sekitar. Hanya sabun untuk bersihkan plastik-plastik," ujarnya.

Sebelum air bekas pencucian plastik dibuang ke sungai, jelas dia, ditampung dulu. Setelah bersih baru dijemur dan dimasukkan ke dalam sak. Disinggung terkait perizinan, Royan enggan beberkan. "Pabrik pengelolaan plastik ini miliknya Ponpes Al-Hikma, Gus Jazuli, Beji," jelasnya.

Baca juga: Seleksi JPT Pratama Bojonegoro Masuki Tahap Presentasi dan Wawancara, Pansel Uji Kompetensi Peserta

Seperti diketahui, busa tebal mirip salju di sungai bikin geger warga setempat. Dikhawatirkan busa-busa tersebut mencemari lingkungan sekitar dan petani terancam gagal panen. (dik/bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru