Kabupaten Lamongan Raih Penghargaan Investment Award dari Pemprov Jatim

Reporter : Abdul Aziz Qomar

KLIKJATIM.Com | Lamongan — Pemkab Lamongan kembali meraih penghargaan di bidang investasi. Kali ini, Kota Soto menyabet penghargaan bidang percepatan investasi klaster 3 Investment Awards 2021 yang diberikan Pemprov Jawa Timur, yang berlangsung di Ballroom Hotel JW Marriott Surabaya, Selasa (30/11/2021). Penghargaan diserahkan Plh Sekda Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono.

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Nilai investasi Kabupaten Lamongan tetap terealisasi meski dihadapkan dengan pandemi Covid-19. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi berdasar dari Badan Koordinasi Penanaman Modal menjelaskan, nilai realisasi investasi di Kabupaten Lamongan tetap stabil.

"Sepanjang tahun 2020 sebesar Rp. 489.289.000.000 Sampai dengan tribulan ketiga 2021 realisai investasi sebesar Rp. 254.577.000.000 dengan penyerapan 1.532 tenaga kerja," paparnya.

Lebih lanjut, Yuhronur menjelaskan berberapa faktor investasi di Lamongan tetap stabil meski terjadi pandemi covid-19 di antaranya pertama, posisi Lamongan yang strategis dengan akses bandara juanda dan pelabuhan.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Kedua, menjadi kawasan aglomerasi Gerbangkertosusilo. Ketiga, pembangunan mall layanan publik sebagai upaya pengintegrasian layanan perijinan dan non perijinan.

"Penggunaan aplikasi sistem pelayanan perijinan online dan mandiri (Sipoma), serta penerapan online single submission risk based approach menjadikan iklim pelayanan publik di Kabupaten Lamongan ramah investasi," terangnya.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Dalam pemaparannya, Ia menekankan bahwa saat ini arah kebijakan investasi di Kabupaten Lamongan lebih menitikberatkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan iklim investasi.

"Kemudahan penanaman modal serta kebijakan penanaman modal daerah juga mempengaruhi," urainya. (nul)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru