KLIKJATIM.Com | Gresik —Tambah satu lagi pesilat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan di Desa Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang. Kini, tersangka berjumlah empat orang dan satu di antaranya anak di bawah umur. Polisi masih memburu penggerak atau otak pembuat aksi anarkis yang merusak belasan rumah warga itu.
[irp]
Baca juga: Jangkau Wilayah Pelosok, Patra Logistik Salurkan 12,28 Juta Liter BBM Strategis di Sulawesi
Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro mengatakan, pihaknya sempat ngantor selama tiga hari di Polsek Balongpanggang untuk mengungkap kasus kerusuhan ratusan oknum perguruan silat tersebut. Hasilnya, satu persatu tersangka berhasil diamankan.
“Kami telah memeriksa 25 orang pesilat yang diduga terlibat dalam kerusuhan. Empat di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Inisial HA, ND, RD dan satu lagi anak di bawah umur. Seluruh tersangka berasal dari luar Gresik,” ungkap Wahyu Rizki, Selasa (30/11/2021).
Dikatakan, kasus amuk massa pesilat itu menjadi konsentrasi jajaran Satreskrim. Selain itu juga menjadi atensi dari pimpinan, yakni Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis. Ungkap kasus bakal dilakukan sesuai prosedur hukum dan perundang - undangan. Dan tentunya secara profesional.
Baca juga: Dukung Sertifikasi ESG BUMD, Bupati Yes Uji Disertasi Doktor Kabid Bapperida Lamongan di UB
Satreskrim juga telah mengantongi nama - nama lain. Termasuk dua orang yang diduga sebagai penggerak aksi anarkis tersebut. “Mohon doanya, semoga bisa segera terungkap secara keseluruhan. Tidak menutup kemungkinan ada tambahan tersangka,” jelasnya.
Sebelumnya, Senin (22/11/2021) massa perguruan silat sebelumnya meluruk Mapolsek Dawarblandong, Mojokerto. Informasi yang dihimpun, itu adalah massa perguruan silat yang memberikan dukungan karena ada salah satu anggota yang dikeroyok orang.
Namun, saat pulang melintasi Kecamatan Balongpanggang tepatnya di Desa Dapet dan Desa Kedungsumber membuat kerusuhan. 18 rumah warga rusak karena dilempari batu. Satu pos kampling terbakar, satu motor warga dibakar, satu motor warga lain di rusak. Bahkan salah satu rumah adalah milik anggota Polres Gresik. (bro)
Editor : Redaksi