Dewan Minta Pemkab Naikkan Tunjangan Guru Tidak Tetap di Tulungagung

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Dalam pandangan akhir Fraksi Hanura pada Sidang Paripurna yang digelar di Graha Wicaksana DPRD Tulungagung kemarin.

[irp]

Baca juga: Jangkau Wilayah Pelosok, Patra Logistik Salurkan 12,28 Juta Liter BBM Strategis di Sulawesi

Salah satu hal yang mendapat sorotan tajam adalah nasib 4 ribu Guru Tidak Tetap (GTT) di kabupaten Tulungagung yang belum mendapatkan insentif dengan layak.

Anggota Fraksi Hanura, Imam Hambali yang dikonfirmasi pada Jumat (26/11) mengatakan, pihaknya mendesak agar Pemkab menambah nominal tunjangan insentif bagi GTT di Kabupaten Tulungagung.

Saat ini GTT mendapatkan tunjangan rutin dari Pemkab Tulungagung senilai Rp 350.000 perbulan yang dicairkan setiap bulan.

"Sekarang dapatnya Rp 350 perbulan, kalau awal awal dulu dapatnya Rp 250 perbulan dan dicarkn 3 bulan sekali," terangnya.

Hambali menilai seharusnya Pemkab Tulungagung bisa menganggarkan lebih dari nilai tersebut, apalagi Kabupaten Trenggalek yang dekat dengan Kabupaten Tulungagung saja bisa memberikan minimal insentif kepada GTT dengan nominal Rp 700.000 perbulan.

Baca juga: Dukung Sertifikasi ESG BUMD, Bupati Yes Uji Disertasi Doktor Kabid Bapperida Lamongan di UB

Apalagi notabenenya menurut Hambali, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Trenggalek tak terpaut jauh dari Tulungagung.

"Trenggalek bisa, masa Tulungaung ndak bisa,PAD,APBD kita juga tidak berbeda jauh," ucapnya.

Selain itu, berkurangannya 800 GTT yang telah lolos seleksi P3K menurut Hambali juga bisa mengurangi pos anggaran Pemkab sehingga bisa dialokasikan untuk menambah besaran tunjangan tersebut.

Baca juga: Acuan Regulasi Baru, Menaker Tegaskan Konvensi ILO Jadi Landasan Perlindungan Pekerja Platform Digital

"Yang lolos P3K kan sudah bukan tanggungan Pemkab lagi, makanya bisa dialokasikan untuk penambahan ini," jelasnya.

Sementara itu Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo yang dikonfirmasi tentang hal ini mengakui tahun 2022 mendatang pihaknya akan memperluas penerima Insentif GTT di Tulungagung.

"Kita akan tambah penerimanya dan nilai nominalnya, sesuai kemampuan keuangan daerah, ini kita masih membahasnya dengan PGRI dan Dinas Pendidikan," ucapnya.(mkr) 

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru