KLIKJATIM.Com | Lamongan--Dua pembunuh Rowaini (68), warga Dusun Glogok, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan berhasil dibekuk. Namun, polisi menduga ada otak intelektual dibalik tewasnya ibu mertua Sekretaris Daerah (Sekda) Lamongan, Yuhronur Efendi itu.
Kapolres Lamongan AKBP Harun mengatakan, memang dalam kasus pembunuhan ini dua orang telah diamankan. Namun, pihaknya tidak puas hanya berhenti pada dua tersangka. Sebab, ada dugaan yang mengotaki pembunuhan ini.
Baca juga: Alun-Alun Pacitan Bergemuruh, Konsumen Setia Honda Boyong Hadiah Motor dalam Pengundian UKH
"Kami masih kembangkan lagi untuk mengejar pelaku utama atau otak pembunuhan yang menyuruh tersangka lain untuk melakukan (pembunuhan),” katanya, Senin (10/02/2020).
[irp]
[irp]
Baca juga: Siswa TSM Honda Binaan MPM Sapu Bersih Podium LKS Jatim 2026: Wujud Nyata Sinergi Bagi Negeri
Tersangka eksekutor pembunuhan tersebut diketahui berinisial IM, warga Dusun Lembung Kidul, Desa Tunjung Mekar, Kecamatan Kalitengah. IM telah diamankan Satreskrim Polres Lamongan. Sementara satu tersangka lainnya masih belum dibeberkan polisi.
“Sementara tidak kita rinci dulu karena masih perkembangan. Untuk motif dan lainnya akan kami sampaikan saat pers rilis,” kata Harun.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria yang tega membunuh seorang nenek tidak berdaya tersebut ternyata bekerja sebagai kuli sebuah toko material yang tidak jauh dari rumah korban, di sekitar wilayah Kecamatan Karanggeneng.
Baca juga: Kejutan Awal Tahun: Konsumen Trenggalek Raih Honda PCX160 dalam Pengundian Program UKH
Rowaini ditemukan tewas bersimbah darah pada 3 Januari 2020. Saat ditemukan kondisi jasad korban masih mengenakan mukena. Setelah 38 hari polisi melakukan penyelidikan, akhirnya polisi mulai menemui titik terang dan mengamankan dua tersangka. (bis/mkr)
Editor : Redaksi