Kasun di Kedungdowo Ungkap Keseharian Terduga Teroris di Bojonegoro

klikjatim.com
Sistono, Kasun Desa Semen Kidul Kecamatan Sukosewu saat di depan rumah terduga teroris (Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Sistono (48) sebagai Kepala Dusun (Kasun) Kedungdowo Desa Semen Kidul Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro ungkap keseharian SKR atau BN (40) yang diduga terlibat jaringan terorisme.

[irp]

Baca juga: Peringati HUT ke-81 RI di Kabupaten Bojonegoro, Bawa Sinergi dan Semangat Kemerdekaan Dorong Pembangunan Daerah

Menurutnya, untuk keseharian SKR atau BN ini memang tidak ada, hanya saja dia punya yayasan dan dia sebagai ketua yayasan. Yayasan sendiri terletak di Desa sebelah yaitu di Desa Duyungan Kecamatan Sukosewu Bojonegoro.

"Untuk interaksi sama warga tidak ada, kalau ada acara di ajak tidak mau, wes gak cocok belas karo tongo (Pokoknya tidak cocok sama sekali dengan warga sekitar)," ucap Sistono kepada klikjatim.com Selasa (9/11/2021)

Baca juga: Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Grahadi, Gubernur Khofifah Gelorakan Semangat Kedaulatan, Keadilan, dan Kemakmuran Bangsa

Ia menambahkan, memang SKR atau BN ini asli warga sini, sementara didalam rumahnya ada 6 orang, yaitu terduga teroris, Istrinya dan 4 orang anaknya. Saat di tangkap kata Kasun, warga tidak ada yang respon. "Warga tidak ada yang respon, malah Alhamdulillah," katanya

Sebelumnya, SKR atau BN (40) warga Desa Semen Kidul Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro ini ditangkap oleh tim dari Detasmen Khusus (Densus) 88 pada Selasa (9/11/2021) sekitar pukul 04.00 WIB pagi tadi.

Baca juga: Sambut HUT Ke-81 RI, Relawan Jember Gelar Safari Merah Putih: Konvoi Hingga Bentangkan Kain 81 Meter

Penangkapan itu di duga SKR sebagai jaringan teroris.Sementara pihak Densus 88 membawa buku buku yang berisi tentang jihad. (bro)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru