Kasun di Kedungdowo Ungkap Keseharian Terduga Teroris di Bojonegoro

klikjatim.com
Sistono, Kasun Desa Semen Kidul Kecamatan Sukosewu saat di depan rumah terduga teroris (Afifullah/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Sistono (48) sebagai Kepala Dusun (Kasun) Kedungdowo Desa Semen Kidul Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro ungkap keseharian SKR atau BN (40) yang diduga terlibat jaringan terorisme.

[irp]

Baca juga: Bangun Generasi Tangguh, MedcoEnergi dan FPRB Sampang Gelar Sosialisasi Mitigasi Bencana di SMPN 6

Menurutnya, untuk keseharian SKR atau BN ini memang tidak ada, hanya saja dia punya yayasan dan dia sebagai ketua yayasan. Yayasan sendiri terletak di Desa sebelah yaitu di Desa Duyungan Kecamatan Sukosewu Bojonegoro.

"Untuk interaksi sama warga tidak ada, kalau ada acara di ajak tidak mau, wes gak cocok belas karo tongo (Pokoknya tidak cocok sama sekali dengan warga sekitar)," ucap Sistono kepada klikjatim.com Selasa (9/11/2021)

Baca juga: Tutup Turnamen Sepak Bola Pelajar 2026, Bupati Yes Optimis Muncul Bibit Unggul dari Bumi Lamongan

Ia menambahkan, memang SKR atau BN ini asli warga sini, sementara didalam rumahnya ada 6 orang, yaitu terduga teroris, Istrinya dan 4 orang anaknya. Saat di tangkap kata Kasun, warga tidak ada yang respon. "Warga tidak ada yang respon, malah Alhamdulillah," katanya

Sebelumnya, SKR atau BN (40) warga Desa Semen Kidul Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro ini ditangkap oleh tim dari Detasmen Khusus (Densus) 88 pada Selasa (9/11/2021) sekitar pukul 04.00 WIB pagi tadi.

Baca juga: Sukses di Bisnis Landscape Nasional, M. Novianto Siap Bawa Inovasi Hijau untuk Kemajuan Lamongan

Penangkapan itu di duga SKR sebagai jaringan teroris.Sementara pihak Densus 88 membawa buku buku yang berisi tentang jihad. (bro)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru