SKK Migas dan Perusahaan KKKS Bantu Beras Untuk Pemprov Jatim

klikjatim.com
Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Nurwahidi saat menyerahkan bantuan 56 ton beras secara simbolis kepada Gubernur Khofifah di Pendopo Kabupaten Ponorogo.

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Sedikitnya 56 ton beras dari SKK Migas beserta perusahaan KKKS dan industri lainnya diserahkan ke Pemprov Jatim. Beras tersebut diserahkan Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Nurwahidi mewakili perusahaan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Senin (8/11/2021).

[irp]

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim

Kepala SKK Migas Perwakilan Jabanusa,Nurwahidi menjelaskan, serah terima bantuan beras ini untuk warga yang terdampak pandemi. Ini merupakan kegiatan sinergi yang baik antara SKK Migas dan KKKS serta perusahaan perusahaan. Di antaranya PT Semen Indonesia, PT Solusi Bangun Indonesia, PT Merdeka Cooper Gold dan PT Polowijo Gosari.

"Bantuan perusahaan tersebut dikoordinasi Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur bertujuan guna meringankan beban masyarakat terhadap pandemi Covid 19," kata Nurwahidi.

Dikatakan, SKK Migas mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat bermanfaat bagi masyarakat. "Kami siap mendukung program program selanjutnya dari Provinsi Jawa Timur untuk mewujudkan Jawa Timur bangkit. Salahsatunya menyerahkan 25 ton beras ini,"jelas dia.

Baca juga: Diduga Akibat Puntung Rokok, Lahan Kosong di Belakang PT Garam Pangarengan Sampang Terbakar

Di tempat yang sama Gubernur Khofifah menyampaikan ucapan terima kasih kepada SKK Migas dan perusahaan-perusahaan dalam koordinasi Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur. Bantuan tersebut akan didistribusikan ke daerah-daerah yang ada di Jawa Timur.

Diharapkan melalui bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di Jawa Timur secara keseluruhan dalam melawan Pandemi Covid-19.

"Saya pesan agar SKK migas dan KKKS bisa membantu berkontribusi untuk pengolahan sampah menjadi briket subtitusi yang nantinya bisa menjadi renewable energy dan juga program bantuan kemiskinan ekstrem yang akan menjadi program utama Pemprov Jatim tahun 2022," ujar Khofifah. (ris)

Baca juga: KKS PKH di Camplong Diduga Dikuasai Pihak Ketiga, Dinsos PPPA Sampang Janji Tindak Tegas

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru