Imbas Kejadian Pelajar Panjat Dinding, Persiapan Atlet di Tulungagung Jelang Kejurprov Terganggu

klikjatim.com
Lokasi panjat dinding yang dipasang garis polisi. (Iman/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tulungagung – Insiden terjatuhnya pelajar SMK Negeri 3 Boyolangu, saat mengikuti kegiatan panjat dinding yang disebut-sebut secara mandiri berdampak terhadap persiapan atlet menjelang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di Probolinggo. Pasalnya, lokasi panjat dinding GOR Lembu Peteng Tulungagung yang merupakan tempat latihan para atlet sedang dipasang garis polisi karena Tempat Kejadian Perkara (TKP).

[irp]

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Akibatnya, persiapan atlet panjat tebing yang tergabung dalam Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Tulungagung pun terganggu. Padahal dalam waktu dekat ini harus mempersiapkan diri untuk mengikuti Kejurprov.

Dengan kejadian ini, maka FPTI mengaku akan menggelar rapat internal untuk memastikan kelanjutan metode latihan 9 atlet asal Tulungagung. "Ya kita akan rapatkan dulu untuk latihannya nanti dimana. Apakah di luar kota atau bagaimana, ini kita minta latihan ringan dulu di rumah," ungkap Ketua FPTI Tulungagung, Aris Setiawan, Senin (1/11/2021).

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Menurutnya, kegiatan latihan para atlet memang biasanya dilakukan di GOR Lembu Peteng Tulungagung. "Kita ndak tahu ada kegiatan kemarin, harusnya prosedurnya memang harus izin dulu untuk menggunakan lokasi latihan di GOR ini," ucapnya.

Aris juga memastikan bahwa kegiatan panjat dinding pada Minggu (31/10/2021) kemarin tidak berizin. Termasuk tidak diketahui oleh FPTI yang menaungi olahraga tersebut.

Baca juga: Honda DBL 2026 East Java – North Bergulir, MPM Honda Jatim Hadirkan Kompetisi dan Aktivitas Seru untuk Generasi Muda

Seperti diberitakan sebelumnya, pelajar SMK Negeri 3 Boyolangu, Tulungagung, berinisial AC mengalami insiden terjatuh saat melakukan panjat dinding di GOR Lembu Peteng pada Minggu (31/10/2021) kemarin.

Ketika itu AC berada di ketinggian 2 meter, namun tiba-tiba terpeleset dan bagian kepalanya membentur besi penahan Wall Panjat dinding. Akibat kejadian ini, korban mengalami pendarahan pada bagian kepala sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr Iskak Tulungagung. (nul)

Editor : Iman

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru