Tercatat Ribuan Pengangguran Akibat Covid-19 di Jatim, Disnakertrans Bertekad Sinergi Penurunan

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur menyampaikan akan terus berupaya menekan angka pengangguran di Jawa Timur. Terlebih pada tahun 2021 ini tercatat ada 50 ribu pengangguran tenaga kerja terbuka akibat pandemi Covid-19.

[irp]

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim

Diakui bahwa pandemi berpengaruh besar terhadap berbagai sektor. Salah satunya adalah sektor industri yang di dalamnya termasuk tenaga pekerja, terutama pekerja yang bukan pada sektor kritikal.

Pekerja tersebut terpaksa dirumahkan karena tekanan biaya. Ditambah pula dengan adanya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang menambah keterbatasan mobilitas.

“Pemerintah tengah menyiapkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi pekerja yang bekerja di perusahaan-perusahaan yang telah tercatat di BPJS Ketenagakerjaan, sehingga upaya ini merupakan salah satu bentuk perlindungan bagi tenaga kerja," jelas Kadisnakertrans Provinsi Jawa Timur, Dr. Himawan Estu Bagijo dalam acara dialog Dinamika Jawa Timur yang disiarkan langsung di radio suarasidoarjo (11/10/2021).

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Usaha Pemerintah ini juga sebagai bentuk untuk meminimalkan dampak pandemi pada industri pekerja di Jatim. Selain itu para pekerja juga diminta untuk tetap berusaha bangkit dengan memanfaatkan skill kewirausahaan.

Kadisnakertrans juga mengaku sepakat dengan inisiatif masyarakat untuk berusahan dengan wirausaha. “Sebagai insan harus punya trobosan, harus bisa cari peluang. Salah satunya dengan pemanfaatan teknologi informasi saat ini. Media konvensional sudah tidak memungkinkan lagi," pungkasnya.

Sementara, KPS Venture Creation Sekolah Pascasarjana UNAIR, Amak Muhammad Yaqoub juga mengatakan, wirausaha dapat menjadi alternatif untuk kesejahteraan pekerja. 

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

“Pekerja yang dirumahkan bisa memanfaatkan skill kewirausahaan untuk mencari peluang baru atau memanfaatkan dan mengikuti pelatihan-pelatihan gratis untuk meningkatkan kompetensi," tuturnya.

Dengan berwirausaha masyarakat juga dapat membantu dalam menunjang perekonomian. Masa pandemi ini sektor tenaga kerja merupakan sektor yang paling banyak terdampak. (*/nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru