Ratusan Karyawan JIIPE dan Ribuan Santri Gresik Ikuti Vaksinasi Massal

klikjatim.com
Para Santri Mambaus Sholihin saat dilakukan vaksinasi di aula Daarun Nadwah Rushoifah (Faiz/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik —Forkopimcam bersama vaksinator dari Puskesmas Manyar dan Puskesmas Sukomulyo melakukan serbuan vaksinasi di kawasan ekonomi eksklusif (KEK) Java Integrated Industrial and Estate (JIIPE) dan Pondok Pesantren Mambaus Sholihin, Desa Suci.

[irp]

Baca juga: Kepergok di Sawah, Residivis Curanmor di Jember Babak Belur Dihajar Massa

Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno  mewakili Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis disela peninjauan vaksinasi di JIIPE mengatakan, kegiatan ini upaya mencapai herd immunity di Kabupaten Gresik.

Didampingi Danramil 0817/06 Manyar dan Camat Manyar, mantan Kanit Bintibplin Bid Propam Polda Jatim ini menyebut sebanyak 350 karyawan dan warga sekitar JIIPE menerima dosis pertama vaksin Sinovac.

“Kami berkoordinasi dengan kepala UPT Puskesmas Manyar dan Sukomulyo untuk melakukan serbuan vaksinasi kepada masyarakat dan santri,” ungkapnya, Kamis (16/9/2021).

Perwira dengan tiga balok emas dipundak itu berharap, antusiasme masyarakat untuk menerima vaksin Covid-19 sebagai upaya menyudahi pandemi berkepanjangan ini.

Namun demikian menurut Windu, meskipun telah menerima vaksinasi masyarakat tetap wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Alhamdulillah 350 karyawan juga warga sekitar JIIPE dan 1.500 santri Ponpes Mambaus Sholihin hari ini telah menerima vaksin Covid-19. Dengan rincian, Kamis 16 September 2021, sebanyak 1.500 santri sedangkan hari Jumat 17 September 2021 1.500 santri bakal mendapat jatah suntikan vaksin,” beber Windu.

Baca juga: Gangguan IndiHome Lumpuhkan Akses Internet di Sejumlah Daerah

Sementara dr Shinta Puspita Sari selaku kepala UPT Puskesmas Sukomulyo di aula Daarun Nadwah Rushoifah Ponpes Mambaus Sholihin mengatakan, para santri disuntik vaksin Covid-19 jenis Sinovac.

“Target total di Ponpes Mambaus Sholihin sebanyak 3.000 santri. Dilakukan selama dua hari, mereka menerima dosis pertama vaksin Sinovac,” kata Shinta.

Ribuan santri tampak antusias, tanpa ragu mereka menyingsikan lengan baju merelakan lengan sebelah kiri disuntik vaksin Covid-19 didalam gedung berlantai tiga tersebut.

Salah satu santri Rafi  (13) asal Perumahan Graha Indah, Kabupaten Lamongan mengaku lega bisa menerima vaksin di pesantren.

Baca juga: Kejar Laba, AKRA Siapkan Capex Rp 1,2 Triliun untuk Ekspansi Terminal dan Logistik

“Tidak terasa apa-apa pak, Alhamdulillah biar sehat terhindar dari corona,” ucapnya.

Dia lantas mengucapkan terima kasih kepada pengasuh pesantren dan TNI-POLRI serta semua pihak yang telah mendatangi santri untuk divaksin. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru