KLIKJATIM.Com I Sidoarjo—Mutasi jabatan di Pemkab Sidoarjo mulai bergulir. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali memastikan tidak ada praktik suap dalam pergantian jabatan.
[irp]
Baca juga: Jaga Akidah Aswaja, PAC GP Ansor Pangarengan Cetak Kader Pemimpin Lewat PKD III
“Jangan percaya bila ada orang yang mengaku bisa melobi bupati untuk promosi jabatan,” kata Muhdlor, Senin (6/9/2021).
Muhdlor menegaskan, siapa saja ASN di Pemkab Sidoarjo, asalkan memenuhi syarat bisa ikut promosi jabatan. Dengan catatan, lanjutnya, kompetensi dan rekam jejak akan jadi penilaian utama.
“Salah kalau menilai saya itu ABS (asal bapak senang). Tidak ada itu. Saya ingin Kabupaten Sidoarjo diisi orang-orang yang kompeten dan amanah,” tegas dia.
Dikatakan Muhdlor, maraknya kepala daerah yang terjerat kasus suap jabatan dipastikan tidak akan berpengaruh di Sidoarjo. Sebab, dia telah berkomitmen Sidoarjo bersih dari praktik kotor dan suap.
“Itu bagian dari reformasi birokrasi di Sidoarjo,” jelasnya.
Baca juga: Pesona Heritage Surabaya dalam Balutan Women Ride: 15 Lady Bikers Jajal Ketangguhan New Honda ADV160
Kepada para ASN, dia mewanti-wanti agar tidak ada yang percaya bisa memuluskan menempati jabatan tertentu dengan dalih dekat bupati. Dia berjanji, akan menggelar seleksi terbuka.
“Dengan seleksi terbuka, seluruh masyarakat bisa memantau,” imbuhnya.(mkr)
Editor : Satria Nugraha