Selama PPKM, Angka Kecelakaan di Bojonegoro Turun Drastis

klikjatim.com
Ilustrasi kecelakaan. (Ist)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yang dimulai sejak 3 Juli 2021 hingga sekarang Agustus trennya mengalami penurunan. Termasuk di Bojonegoro terlihat turun drastis.

[irp]

Baca juga: Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim

"Data kecelakaan di Bojonegoro menurun drastis, yaitu sekitar 40 persen," kata Kanit Lakalantas Polres Bojonegoro, Ipda Ahmad Adhi Kiswanto, Senin (30/8/2021).

Dia mengatakan, data laka lantas pada bulan Juli terdapat 34 kasus, meninggal 11 orang, luka berat 0, luka ringan 39. Sehingga totalnya ada 50 orang. 

Untuk di bulan Agustus sendiri ada 44 kejadian, meninggal 6 orang, luka berat 0, luka ringan 77. Totalnya 83 orang.

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

Menurutnya, penurunan tersebut terjadi dikarenakan masyarakat mulai mengerti dan paham dengan adanya aturan PPKM. Jadi, masyarakat jika tidak ada keperluan tidak keluar.

"Masyarakat sudah paham, jadi kalau tidak ada keperluan tidak keluar," ujar Kanit Laka.

Dia pun mengungkapkan, sebelum mulainya PPKM yaitu dua bulan sebelumnya angka kecelakaan cukup banyak. Pada bulan Mei ada ada 91 kejadian, meninggal 13 orang, luka berat 1, luka ringan 139, jumlah ada 153.

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Pada bulan Juni ada 54 kejadian, meninggal 13 orang, luka berat 0, luka ringan 72, jumlah 85 orang. "Itu artinya bulan Mei, Juni ke Juli, Agustus, data kecelakaan menurun sekitar 40 persen," imbuhnya.

Kanit Laka Lantas Polres Bojonegoro berpesan, jika masyarakat berkendara harus hati-hati. Utamakan keselamatan, serta patuhi rambu-rambu lalu lintas. (nul)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru