KLIKJATIM.Com | Surabaya - Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Khusnul Khotimah mengapresiasi inovasi Pemkot Surabaya berbentuk aplikasi, yang mana warga bisa mengusulkan dirinya sendiri ataupun keluarga dan saudaranya yang dirasa membutuhkan dan belum dapat bantuan dari pemerintah. Aplikasi tersebut bernama Usul Bansos yang dapat diakses melalui laman https://usulbansos.surabaya.
Meski aplikasi ini bisa menjadi jawaban, lanjut Khusnul, namun perlu diingat adalah tidak semua warga Surabaya memiliki smartphone dan paham soal teknologi informasi. Sehingga perlu adanya keterlibatan semua pihak mulai dari RT, RW, tokoh masyarakat hingga Karang Taruna dan pilar sosial lainnya untuk menjembataninya.
“Pelibatan seluruh elemen ini sangat penting. Karena banyak warga yang tidak paham soal perkembangan teknologi informasi. Contohnya adalah nenek Rumiyah, beliau tidak punya handphone. Bagaimana bisa mendaftar?. Jadi harus ada bantuan dari orang lain. Sekarang nenek Rumiyah sudah masuk data MBR setelah saya minta staf kecamatan untuk memasukkannya,” kata Khusnul, Sabtu (38/8/2021)
Untuk memasukkan warga ke data MBR, Khusnul mengusulkan, agar bisa juga didata secara kolektif kemudian diserahkan ke kelurahan. Setelah itu pihak kelurahan melakukan survei untuk melihat kondiri yang nyata.
"Jika sesuai, maka kelurahan bisa menyetujui dan meneruskan data tersebut ke pemkot," ujarnya.
Khusnul menegaskan lagi, kepala seksi kesra di kelurahan juga harus mendukung betul. Siapapun itu, yang terdampak pandemi Covid-19 harus dimasukkan. Jangan pernah menghalangi orang untuk masuk ke data MBR.
"Dengan adanya aplikasi Usul Bansos ini harapannya tidak ada lagi warga yang mengeluh karena tidak mendapat bantuan dari pemerintah. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, tentu banyak warga yang membutuhkan bantuan dari pemerintah," tandasnya. (rtn)
Baca juga: Gemerlap Surabaya Vaganza 2026, Parade Malam Hari Banjir Spot Estetik
Baca juga: Gubernur Khofifah Sambut Rombongan Bhikkhu Lintas Negara di Grahadi
Editor : Redaksi